JEMBER, Tugujatim.id – Kegiatan retret kepemimpinan di Magelang yang diikuti kepala daerah se-Indonesia, termasuk Bupati Jember Muhammad Fawait atau akrab disapa Gus Fawait menjadi peluang kerja sama dan bersinergi antar daerah.
Acara yang berlangsung dari 21 hingga 28 Februari 2025 dimanfaatkan Gus Fawait sebagai ajang strategis untuk membuka peluang kolaborasi antar daerah dalam rangka menyelesaikan berbagai tantangan lokal.
“Kami mendapatkan ruang untuk saling bertukar ide dan mencari solusi atas persoalan yang selama ini menghambat kemajuan daerah,” ujar Gus Fawait saat dikonfirmasi pada Senin (24/02/2025).
Baca Juga: Gus Fawait Pulangkan Dua PMI Asal Jember Tak Digaji Majikan di Arab Saudi
Menurut dia, kesempatan langka ini memungkinkan para kepala daerah mendapatkan tanggapan langsung dari jajaran menteri untuk mencari solusi atas persoalan yang terjadi di setiap daerah.
Dalam forum tersebut, sejumlah perwakilan daerah sempat berinteraksi langsung dengan para menteri, termasuk Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Gus Fawait menekankan bahwa akses langsung ini sangat penting untuk menangani permasalahan yang memerlukan intervensi pemerintah pusat. Lebih jauh, dia menyoroti bahwa retret tersebut membuka cakrawala baru dalam pengembangan kerja sama antar wilayah.
Setiap pemimpin daerah, baik bupati, wali kota, hingga gubernur memiliki peluang untuk menyinergikan upayanya dalam pengembangan sektor-sektor unggulan. Mulai dari berbagai peluang kerja sama yang dalam diskusinya mencakup sektor perdagangan, seni dan budaya, pariwisata, serta sektor strategis lainnya yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.
Efisiensi Anggaran Tak Korbankan Program Vital
Tidak kalah penting, Gus Fawait menegaskan, langkah efisiensi anggaran yang tengah dijalankan tidak akan mengorbankan program vital untuk masyarakat.
“Kami pastikan bahwa penyederhanaan anggaran tidak akan mengganggu pelayanan di bidang pendidikan, kesehatan, atau program kemasyarakatan lainnya,” ujarnya.
Penyesuaian anggaran ini dirancang agar tetap mengutamakan kesejahteraan masyarakat dan memberikan dampak positif bagi perkembangan daerah. Dengan semangat kolaboratif dan komitmen terhadap efisiensi, Gus Fawait optimis bahwa momentum retret ini akan mendorong terwujudnya sinergi yang lebih kuat antar daerah demi kemajuan bersama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati