• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Gus Yahya

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya membantah secara tegas bahwa dirinya berafiliasi dengan Zionis Israel. (Layla Aini/TuguJatim) 

Gus Yahya Bantah Isu Berafiliasi dengan Zionis Israel: Saya ke Yerusalem Demi Palestina

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
8 months ago
in Nasional
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya angkat bicara terkait isu dirinya berafiliasi dengan Zionis Israel, sebagaimana belakangan ini ramai beredar di publik.

Tuduhan tersebut muncul bersamaan dengan dinamika internal PBNU serta dorongan dari sebagian pihak agar dirinya mundur dari jabatan Ketua Umum.

You might also like

BNN

BNN Ungkap Kronologi Penggerebekan Gudang Vape Narkotika di Gresik, Kejar Pelaku Lain dalam Jaringan

02/07/2026 9:54 PM
BNN

BNN Sita 3,37 Ton Cannabis Buds di Gresik, Sindikat Internasional Thailand Bidik Pasar Vape Indonesia

02/07/2026 5:23 PM

Ditemui, usai menghadiri rapat koordinasi PWNU se-Indonesia di Surabaya, Minggu (23/11/2025), Gus Yahya menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak benar dan sangat menyesatkan.

“Beredar di media sosial bahwa saya terafiliasi dengan Zionis, kemudian dikaitkan dengan tambang. Bagaimana? Saya itu tahun 2018 sudah pernah pergi ke Israel. Saya bertemu Netanyahu, Presiden Israel, dan berbagai elemen di sana dalam forum yang terbuka,” jelas Gus Yahya, kepada awak media, pada Minggu, (23/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa kunjungannya pada 2018 itu bukan pertemuan politik atau kerja sama strategis, melainkan agenda diplomasi moral dalam rangka memperjuangkan Palestina.

“Saya datang ke Yerusalem demi Palestina. Itu saya sampaikan secara terang-terangan, bahkan di depan Netanyahu sendiri. Dan sikap itu tidak pernah saya ubah sampai hari ini,” tegasnya.

Menurut Gus Yahya, kunjungan tersebut juga bukan rahasia dan telah diketahui publik, termasuk oleh para pemilih dalam Muktamar NU 2021.

“Ketua Cabang dan PWNU memilih saya. Mereka juga sudah tahu saya pernah ke Israel dan bertemu Netanyahu, lalu mereka memilih saya. Jadi kenapa itu baru dipersoalkan sekarang?” ucapnya.

Gus Yahya mengaku telah melakukan komunikasi dengan sejumlah anggota Syuriyah PBNU untuk meluruskan informasi yang dinilai tidak utuh.

“Mereka menyesal karena informasi yang diterima sebelumnya tidak lengkap. Setelah penjelasan, alhamdulillah mereka memahami,” tuturnya.

Ia berharap adanya forum besar yang mempertemukan para masyayikh dan kiai sepuh untuk melahirkan keputusan moral yang maslahat bagi organisasi.

Bantah Fitnah soal Dana Ratusan Miliar

 

Selain isu Israel, Gus Yahya juga menepis rumor lain yang menyebut dirinya menerima dana hingga ratusan miliar rupiah.

“Rumor sudah tidak karuan. Ada yang menuduh saya makan uang Rp900 miliar dan fitnah macam-macam. Tapi saya tidak mau bergerak berdasarkan prasangka,” jelas Gus Yahya.

Menurutnya, keputusan dalam organisasi harus berlandaskan fakta, bukan tekanan opini atau informasi simpang siur.

Tetap Tenang Hadapi Goncangan

Saat ditanya mengenai hubungannya dengan tokoh internal lainnya, termasuk Sekjen PBNU Gus Ipul, Gus Yahya menjawab santai bahwa hubungan tetap baik.

Ia juga menambahkan bahwa selain kegiatan organisasi, dirinya akan sowan kepada para ulama sepuh.

“Saya hanya ingin meminta doa dan nasihat. Itu bukan forum untuk mengadu,” tuturnya.

Di tengah dinamika yang terus menghangat, Gus Yahya menegaskan tiga hal yakni tidak gentar, tidak akan mengubah komitmen terhadap perjuangan Palestina, dan menyerahkan masa depan organisasi pada musyawarah para ulama.

“Saya tetap pada sikap saya. Semoga penyelesaian persoalan ini hadir melalui suara moral dan kebijaksanaan para kiai,” pungkasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Layla Aini

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Gus Yahya diminta mundurKonflik PBNUNahdlatul UlamaPBNU
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

BNN

BNN Ungkap Kronologi Penggerebekan Gudang Vape Narkotika di Gresik, Kejar Pelaku Lain dalam Jaringan

by Mochamad Abdurrochim
02/07/2026 9:54 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap kronologi penggerebekan gudang penyimpanan narkotika dalam bentuk cairan rokok elektrik (vape)...

BNN

BNN Sita 3,37 Ton Cannabis Buds di Gresik, Sindikat Internasional Thailand Bidik Pasar Vape Indonesia

by Mochamad Abdurrochim
02/07/2026 5:23 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id – Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Polda Jawa Timur,...

Sekolah Rakyat.

1.000 Taruna Akmil Dampingi Siswa Sekolah Rakyat selama 5 Hari, Fokus Latih Hidup Mandiri di Asrama

by Dwi Linda
29/06/2026 10:03 PM
0

JAKARTA, Tugujatim.id – Sebanyak 1.000 Taruna Akademi Militer (Akmil) tingkat I dan II akan diterjunkan ke 178 titik Sekolah Rakyat...

Larung Sesaji

Melihat Tradisi Larung Sesaji Pantai Serang Blitar, Khidmat Suroan Warisan Leluhur Sejak 1830

by Mochamad Abdurrochim
19/06/2026 10:15 AM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Memeluk erat sebuah takir, nasi bungkus daun pisang, mata Hartini (47) menatap hamparan ombak selatan Pantai Serang,...

Next Post
Gus Fawait

Stadion PTM Anugerah Kencong Diresmikan, Gus Fawait: Desa Juga Bisa Lahirkan Atlet Nasional!

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID