• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Gus Yahya

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya usai menghadiri rakor PWNU se-Indonesia di Surabaya. (Layla Aini/Tugujatim)

Gus Yahya: Saya Tidak Akan Mundur, Tidak Ada Alasan 

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
8 months ago
in Nasional
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Dinamika internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memasuki babak baru. Di tengah sorotan publik dan desakan dari Rapat Harian Syuriyah PBNU agar Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mengundurkan diri, forum Rapat Koordinasi PWNU se-Indonesia justru menghasilkan keputusan berbeda.

Forum Rapat Koordinasi PWNU se-Indonesia meminta Gus Yahya tetap menjabat dan menolak rencana pengunduran diri.

You might also like

BNN

BNN Ungkap Kronologi Penggerebekan Gudang Vape Narkotika di Gresik, Kejar Pelaku Lain dalam Jaringan

02/07/2026 9:54 PM
BNN

BNN Sita 3,37 Ton Cannabis Buds di Gresik, Sindikat Internasional Thailand Bidik Pasar Vape Indonesia

02/07/2026 5:23 PM

Rapat berlangsung selama lima jam di Hotel Novotel Surabaya pada Sabtu (22/11/2025) malam, dan berakhir pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Hasil pantauan, Gus Yahya tiba di hotel pukul 19.35 WIB dan memasuki ruang pertemuan pada pukul 20.30 WIB.

Seusai rapat, Gus Yahya menyampaikan bahwa para Ketua PWNU dari seluruh Indonesia menolak kemungkinan dirinya mengundurkan diri.

BACA JUGA: Muncul di Pertemuan PWNU se-Indonesia, Gus Yahya Belum Terima Surat Permintaan Mundur

“Mereka mengatakan tidak mau saya mundur. Mereka khawatir saya mundur. Karena mereka dulu memilih saya, mereka akan kecewa kalau saya mundur,” kata Gus Yahya kepada awak media, Minggu (23/11/2025).

Dengan lantang, ia menambahkan bahwa dirinya tidak memiliki alasan untuk mundur dari jabatan yang diperolehnya melalui hasil Muktamar ke-34 NU.

“Saya katakan, saya sama sekali tidak terbesit untuk mundur. Karena nggak ada alasan untuk itu,” tegasnya.

Gus Yahya juga mengungkapkan bahwa forum tersebut menghasilkan komitmen konsolidasi besar-besaran di internal NU. Konsolidasi ini dilakukan setelah dirinya memberikan penjelasan yang disebutnya sebagai “penjelasan komprehensif” mengenai isu yang berkembang.

“Saya persilakan. Saya hanya menyampaikan penjelasan-penjelasan supaya pemahaman mereka utuh dan tidak hanya dituntun oleh rumor, apalagi fitnah-fitnah,” ujarnya.

Latar Belakang Polemik

Rapat koordinasi ini digelar setelah Rapat Harian Syuriyah PBNU pada Jumat (21/11/2025) mengeluarkan risalah keputusan yang meminta Gus Yahya mundur dalam waktu tiga hari sejak keputusan diterima.

Perlu diketahui, dari dokumen hasil Rapat Harian Syuriyah PBNU yang beredar, tertuang keputusan penting terkait posisi Ketua Umum PBNU. Dalam risalah rapat proses musyawarah menghasilkan keputusan strategis menyangkut Yahya Cholil Staquf.

Surat itu ditandatangani Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan dihadiri 37 dari 53 anggota Pengurus Harian Syuriyah.

Dalam risalah tersebut, terdapat tiga poin alasan yang menjadi dasar permintaan mundur, antara lain:

• Kehadiran bersangkutan yang disebut terkait jaringan Zionisme Internasional dalam program kaderisasi AKN NU.

• Dugaan pelanggaran tata kelola keuangan PBNU.

• Potensi tindakan yang dinilai mencederai marwah organisasi.

Selain meminta pengunduran diri, risalah juga mencantumkan opsi pemberhentian jika dalam tiga hari tidak ada respons.

NU di Persimpangan Arah

Keputusan PWNU se-Indonesia yang menyatakan dukungan penuh kepada Gus Yahya menjadi titik baru dalam dinamika kepemimpinan PBNU. Dengan dua sikap berbeda dari dua struktur penting organisasi, situasi dinilai memasuki fase krusial. Untuk saat ini, satu hal pasti Gus Yahya memilih bertahan.

“Saya dipilih melalui mekanisme Muktamar. Dan sampai sekarang saya bekerja. Jadi tidak ada alasan saya berhenti,” pungkasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Layla Aini

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Gus Yahya diminta mundurKonflik PBNUPBNU
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

BNN

BNN Ungkap Kronologi Penggerebekan Gudang Vape Narkotika di Gresik, Kejar Pelaku Lain dalam Jaringan

by Mochamad Abdurrochim
02/07/2026 9:54 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap kronologi penggerebekan gudang penyimpanan narkotika dalam bentuk cairan rokok elektrik (vape)...

BNN

BNN Sita 3,37 Ton Cannabis Buds di Gresik, Sindikat Internasional Thailand Bidik Pasar Vape Indonesia

by Mochamad Abdurrochim
02/07/2026 5:23 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id – Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Polda Jawa Timur,...

Sekolah Rakyat.

1.000 Taruna Akmil Dampingi Siswa Sekolah Rakyat selama 5 Hari, Fokus Latih Hidup Mandiri di Asrama

by Dwi Linda
29/06/2026 10:03 PM
0

JAKARTA, Tugujatim.id – Sebanyak 1.000 Taruna Akademi Militer (Akmil) tingkat I dan II akan diterjunkan ke 178 titik Sekolah Rakyat...

Larung Sesaji

Melihat Tradisi Larung Sesaji Pantai Serang Blitar, Khidmat Suroan Warisan Leluhur Sejak 1830

by Mochamad Abdurrochim
19/06/2026 10:15 AM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Memeluk erat sebuah takir, nasi bungkus daun pisang, mata Hartini (47) menatap hamparan ombak selatan Pantai Serang,...

Next Post
Atlet dan Pelatih Berprestasi Diguyur Bonus

Akhirnya Cair, Atlet dan Pelatih Berprestasi Mojokerto Diguyur Bonus Rp4,1 Miliar

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID