PASURUAN, Tugujatim.id – Masuk H+4 Lebaran, banjir Pasuruan menggenangi sejumlah wilayah pada Rabu (25/03/2026). Hujan deras yang terjadi sejak Selasa siang (24/03/2026) mengakibatkan beberapa daerah aliran sungai meluap.
Data BPBD mencatat setidaknya ada ribuan kepala keluarga yang terdampak banjir Pasuruan yang terdapat di 9 kecamatan. Dengan ketinggian air yang bervariasi, mulai 10 sentimeter hingga titik terparah setinggi 1,5 meter.
Baca Juga: Puncak Prigen Pasuruan Diterjang Longsor dan Banjir, Wisata Lembah Pandawa Terdampak
Wilayah paling terdampak berada di Kecamatan Rejoso dengan 1.383 KK atau kurang lebih 4.149 jiwa terdampak. Empat desa terdampak yaitu Desa Toyaning, Desa Jarangan, Desa Sadengrejo, dan Desa Pandanrejo dengan ketinggian air antara 10-150 sentimeter.
Kemudian di Kecamatan Beji dengan 1.430 KK terdampak. Enam desa terdampak yaitu Desa Kedungringin, Desa Beji, Desa Gununggangsir, Desa Pagak, Desa Cangkringmalang, dan Desa Kedungboto dengan ketinggian air antara 50-120 sentimeter. Selain itu, jalan alternatif Beji-Bangil juga sempat terendam hingga 50 sentimeter.
Sementara itu di Kecamatan Bangil banjir merendam 7 desa/kelurahan, di antaranya Kalianyar, Tambakan, Kalirejo, Latek, Kauman, Masangan, Manaruwi dengan ketinggian air antara 20-65 sentimeter. Meskipun begitu, sejumlah titik di wilayah Bangil dikabarkan sudah surut.
Di Kecamatan Winongan, banjir Pasuruan menggenangi hingga 9 desa, yaitu Desa Mendalan, Menyarik, Minggir, Gading, Winongan Kidul, Winongan Lor, Prodo, Bandaran, Penataan dengan ketinggian air antara 30-90 sentimeter. Titik terparah berada di Desa Menyarik dan Penataan dengan ketinggian air 80-90 sentimeter.
Lalu di Kecamatan Gondangwetan, banjir menggenangi dua desa yakni Desa Sekarputih dan Desa Tenggilis dengan ketinggian air sekitar 80 sentimeter.
Kemudian di Kecamatan Kraton, banjir merendam dua desa yakni Desa Tambakrejo dan Desa Sidogiri. Ketinggian airnya antara 40-50 sentimeter.
Sementara itu di Kecamatan Grati, Kejayan, dan Pasrepan, beberapa titik dikabarkan sudah berangsur surut, seperti di Desa Jogorepuh, Kecamatan Pasrepan, dan Desa Tanggulangin, Kecamatan Kejayan.
Baca Juga: Hari Kelima Operasi Ketupat Semeru 2026, Waspada Titik Banjir dan Longsor di Mojokerto
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi mengungkapkan, pihaknya akan terus memantau serta menangani di titik-titik terdampak.
“Curah hujan yang cukup deras mengakibatkan sejumlah sungai meluap hingga menggenangi permukiman warga. Hingga saat ini beberapa wilayah sudah mulai surut, namun masih ada sejumlah titik yang terendam cukup tinggi,” ujar Sugeng pada Rabu (25/03/2026).
Sugeng mengimbau warga agar tetap siaga terhadap potensi banjir susulan, mengingat keadaan cuaca yang masih berpotensi hujan.
“Pagi ini kita laksanakan giat pasca bencana. Termasuk menginventarisasi kerusakan infrastruktur,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Laoh Mahfud
Editor: Dwi Lindawati








