Tugujatim.id – Puncak Argopiloso di Gunung Muria, Jawa Tengah, dikenal sebagai jalur pendakian yang paling berat dibandingkan dengan puncak-puncak lainnya. Mulyono, salah satu kontributor Tugu Media Group mengisahkan tentang medan puncak ini yang penuh dengan akar pohon besar yang mencuat ke permukaan tanah, jalur licin, serta jurang terjal di sisi kanan dan kiri yang membuat setiap langkah harus penuh kehati-hatian.
Pada 18 Agustus 2025, suasana pendakian semakin menantang karena cuaca diliputi mendung dan awan pekat. Mulyono yang melakukan solo hiking bertemu dengan sejumlah pendaki lain, salah satunya seorang anak berusia 13 tahun yang berhasil menaklukkan jalur ekstrem ini hingga mencapai puncak di ketinggian 1.581 mdpl.
Baca Juga: View Menakjubkan Puncak Natas Angin Gunung Muria via Jalur Naga, Spot Pencinta Alam Cari Ketenangan
Anak bernama Angga itu menuturkan rasa senang dan bangganya bisa berdiri di Puncak Argopiloso.
“Dengan susah payah mendaki, meskipun berhenti belasan kali untuk istirahat, akhirnya saya bisa sampai puncak,” ucap Angga dengan wajah berseri.
Paman Angga yang tidak mau disebutkan namanya ikut mendampingi. Dia mengakui perjuangan keponakannya yang luar biasa.
“Perjuangan Angga sampai di puncak ini begitu luar biasa,” ujarnya.

Puncak Argopiloso sendiri dilewati melalui empat pos pendakian. Pada Pos 1, para pendaki biasanya berhenti sejenak di lokasi petilasan Nyai Retno Dumilah dan petilasan Wali Eyang Subakir. Setelah itu perjalanan berlanjut dengan trek yang semakin menanjak dan licin.
Keberhasilan Angga menaklukkan jalur berat ini membuat para pendaki lain terkesan. Sebagai bentuk apresiasi, Mulyono yang ikut menyaksikan perjuangannya memberikan bonus Rp100 ribu kepada Angga sebagai hadiah kecil untuk pendaki cilik yang tangguh.
Pendakian Argopiloso bukan hanya tentang fisik yang kuat, tetapi juga tentang mental baja dan semangat pantang menyerah. Angga telah membuktikan bahwa usia muda bukan halangan untuk menorehkan prestasi di alam bebas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mulyono
Editor: Dwi Lindawati








