Hanya Settingan Belaka, Inilah 7 Fakta Video Dugaan Penembakan Gus Idris - Tugujatim.id

Hanya Settingan Belaka, Inilah 7 Fakta Video Dugaan Penembakan Gus Idris

  • Bagikan
Gus Idris mengaku tidak pernah menyebut jika dirinya ditembak. (Foto: RAP/Tugu Malang/Tugu Jatim) gus idris, penembakan, konten, tugu jatim
Gus Idris mengaku tidak pernah menyebut jika dirinya ditembak. (Foto: RAP/Tugu Malang/Tugu Jatim)

MALANG, Tugujatim.id – Jagad dunia maya (medsos) sempat dihebohkan dengan kasus dugaan penembakan kepada ulama sekaligus YouTuber Idris Al-Marbawi atau akrab disapa Gus Idris ini. Dalam video yang diunggah di akun YouTube Gus Idris Official tersebut, Gus Idris tampak tersungkur dengan luka di dada sebelah kanan setelah terdengar suara mirip tembakan.

Namun, saat jajaran Polres Malang menyelidiki terkait kebenaran dalam video tersebut, ternyata didapatkan fakta bahwa video tersebut adalah settingan dan dibuat hanya untuk kebutuhan konten YouTube.

Berikut tugumalang.id, partner tugujatim.id, menyajikan 7 fakta terkait kasus video dugaan penembakan terhadap Gus Idris:

1. Kapolres Malang Terjun Langsung Mendatangi Pondok Pesantren Gus Idris Thoriqul Jannah

Viral video dugaan penembakan kepada ulama sekaligus YouTuber Idris Al-Marbawi atau akrab disapa Gus Idris membuat jagad maya heboh. Untuk mengonfirmasi hal tersebut, Kapolres Malang AKBP Hendri Umar terjun langsung ke lapangan untuk mengklarifikasi kabar dugaan penembakan terhadap ulama asal Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, ini.

Terlihat, Hendri Umar datang langsung ke kediaman Gus Idris pada sore hari di Desa Babadan. Dia juga mengatakan bahwa jajarannya sudah menyelidiki terkait video tersebut.

“Terkait video yang sudah beredar, kami melakukan upaya penyelidikan agar tidak ada berita simpang siur. Kami akhirnya berupaya agar mengetahui kejadian sebenarnya dari peristiwa tersebut,” terangnya saat mendatangi Pondok Pesantren Gus Idris Thoriqul Jannah Ngajum, Kabupaten Malang, Selasa (02/03/2021).

Polres Malang langsung menerjunkan intelijen, satreskrim, dan Polsek Ngajum untuk mengklarifikasi berita penembakan terhadap ulama ini.

2. Gus Idris Tidak Mengalami Penembakan, Murni Kebutuhan Konten

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar mengonfirmasi jika kabar bahwa Gus Idris mengalami penembakan adalah tidak benar.

“Bahwa Gus Idris ini tidak pernah tertembak dan tak pernah mengalami luka apa pun. Dan yang mereka lakukan ini adalah murni konten untuk video cerita berseri untuk kepentingan YouTube,” tegasnya.

Hendri juga menegaskan bahwa tidak ada sama sekali luka tembak yang bersarang di dada maupun sekujur tubuh Gus Idris.

“Saya juga sudah ketemu langsung dengan Gus Idris dan tidak ada sama sekali bekas luka tembak atau apa pun di seluruh tubuh beliau,” sambungnya.

Di tempat yang sama, Gus Idris juga memberikan statement bahwa dia tidak pernah menyebutkan kata penembakan dalam videonya tersebut.

“Saya Idris Al-Marbawi, alhamdulilah sehat walafiat, atas izin Allah kami di sini diberikan kesehatan. Yang ingin saya sampaikan bahwa tidak ada unsur penembakan karena saya dalam video ini tidak mengeluarkan pernyataan penembakan,” tegasnya.

3. Cairan Mirip Darah dalam Video Hanya Bagian dari Konten

Dalam video dugaan penembakan terhadap Gus Idris berjudul “Kejadian yang Sebenarnya Terjadi Kepada Gus Idris Al-Marbawi” itu terlihat noda dan cairan berwarna merah mirip darah.

Saat dikonfirmasi kepada juru bicara Gus Idris, Ian Firdaus, mengatakan jika itu adalah bagian dari konten.

Gus Idris seperti ditembak saat bikin konten horor dan bersimbah darah. (Foto: Gus Idris Official/Tugu Jatim)
Gus Idris seperti ditembak saat bikin konten horor dan bersimbah darah. (Foto: Gus Idris Official/Tugu Jatim)

“Kalau misalkan darah dalam luka kan itu dari gusnya memang untuk pembuatan konten video. Kalau dari unsur ilmu hitam, saya tidak bisa jelasin karena saya secara hukum ilmu hitam itu nalarnya bagaimana, mau dicari pasalnya juga tidak tahu,” ungkapnya.

4. Pembuatan Video Dugaan Penembakan Gus Idris di Wilayah Dekat Pacet

Netizen berspekulasi terkait tempat di mana dugaan penembakan terhadap Gus Idris tersebar. Beberapa orang berkomentar jika lokasi tersebut ada di Pulau Sumatera dan beberapa orang lainnya mengatakan ada di Pulau Jawa.

Juru bicara Gus Idris, Ian Firdaus, mengungkapkan jika pembuatan video tersebut terjadi di dekat Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

“Kejadian tersebut adalah saat live video tentang penyerangan dukun ilmu hitam Nyai Ronggeng. Waktu Gus Idris dan timnya berada di dekat Pacet pada malam hari antara akhir bulan (Februari) atau awal Maret,” ungkapnya.

Lalu, saat tim Gus Idris merekam momen ulama berkacamata ini naik ke atas menuju mobil. Di situlah terjadi kejadian dugaan penembakan tersebut.

“Setelah itu Gus Idris langsung naik ke atas dan saat naik ke atas itu banyak yang menyimpulkan bahwa terjadi penembakan. Padahal, dari kami tidak pernah memberikan statement bahwa itu peristiwa penembakan,” bebernya.

Setelah itu, Gus Idris dan beberapa rekannya tidak bisa dihubungi beberapa hari oleh pihak ponpes dan keluarga. Menurut Ian, saat itu dia bersama Gus Idris dan Ustad Farhan sedang berendam di sungai.

“Setelah itu Gus Idris mengajak saya dan Ustad Farhan untuk istilahnya berendam di beberapa tempat, salah satunya di daerah Pacet,” lanjutnya.

5. Video Dugaan Penembakan Adalah Cerita Berseri Nyai Ronggeng

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menegaskan jika video terkait dugaan penembakan terhadap Gus Idris adalah murni merupakan bagian dari cerita berseri Nyai Ronggeng di akun YouTube Gus Idris Official.

“Yang mereka (Gus Idris dan timnya) lakukan ini adalah murni konten untuk video cerita berseri untuk kepentingan YouTube,” tegasnya.

Gus Idris sendiri menjelaskan jika video tersebut hanya untuk pembelajaran kepada masyarakat bahwa ilmu hitam tidak bakal bisa mengalahkan ilmu putih.

“Adapun dalam video tersebut mengandung pembelajaran bahwa yang memercayai ilmu hitam tidak akan pernah menang melawan ilmu putih,” ucapnya.

6. Pakar Telematika Roy Suryo Ragukan Kebenaran Video Dugaan Penembakan Gus Idris

Tokoh nasional sekaligus pakar telematika Roy Suryo bahkan juga ikut berkomentar terkait video dugaan penembakan terhadap pengasuh Ponpes Thoriqul Jannah tersebut.

Dalam interview yang dilakukan INews dan diunggah di akun YouTube KRMT Roy Suryo, dia menilai ada kejanggalan dalam video tersebut.

“Ketika terjadi penembakan kan ada mobil silver yang melintas, tapi suara itu (penembakan) terdengar sangat dekat. Kalaupun penembakan dari mobil itu seharusnya suaranya tidak sedekat itu,” ungkapnya Selasa (02/03/2021).

“Kalaupun memang benar penembakan dari mobil itu, maka bisa dibilang penembaknya adalah orang yang mahir dan suaranya tidak sekeras itu,” sambungnya.

Pakar telematika Roy Suryo. (Foto:Dok/Tugu Jatim)
Pakar telematika Roy Suryo. (Foto:Dok/Tugu Jatim)

Dia juga melihat bahwa orang-orang yang ada saat kejadian dugaan penembakan ini terlalu tenang dalam mereaksi kejadian tersebut.

“Kedua, saya melihat reaksi dari para santri tidak menunjukkan kekhawatiran atau ketakutan. Tapi malah mengatakan tembakan-tembakan, santai atau santuylah begitu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Roy Suryo mengatakan tidak habis pikir seandainya video dugaan penembakan tersebut memang benar-benar prank.

“Kalau ini memang prank, saya gak habis pikir kenapa seorang ulama sekaligus seorang gus yang memiliki pondok pesantren melakukan hal seperti itu. Tapi, kalau memang itu tujuannya memang untuk konten agar YouTube-nya banyak yang like dan subscribe, dan kalau banyak like serta subscribe kan ada keuntungan finansial,” tuturnya.

Dan dia mengatakan setuju agar pihak kepolisian mengusut kasus tersebut, baik kepada akun-akun penyebar video tersebut sekaligus akun official milik Gus Idris.

“Kalau ini memang hoax atau prank, saya setuju pihak kepolisian mengusut akun-akun yang sudah memviralkan itu, termasuk akun official yang mengunggah video itu. Karena mengakibatkan kegaduhan dan kehebohan di masyarakat,” ungkapnya.

7. Polda Jawa Timur Tegasnya jika Video Dugaan Penembakan Gus Idris Adalah Hoax

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko menegaskan jika video dugaan penembakan terhadap Gus Idris adalah hoax.

“Terkait unggahan dari akun (YouTube) milik Gus Idris yang beredar di media sosial kemarin itu kami nyatakan hoax (bohong),” tegasnya.

Gatot mengatakan bahwa video itu hoax karena setelah meng-upload video dugaan penembakan. Gus Idris kembali meng-upload video klarifikasi bahwa dirinya tidak mengalami penembakan.

“Ketika hari Senin (video) yang menceritakan Gus Idris ditembak orang tidak dikenal di-upload di YouTube. Tapi, pada hari Selasa ada video yang menyatakan Gus Idris tidak ditembak dan baik-baik saja. Jadi, dapat kami pastikan bahwa video tersebut hoax,” ujarnya. (rap/ln)

  • Bagikan