BOJONEGORO, Tugujatim.id – Harga gabah kering panen (GKP) di Kabupaten Bojonegoro mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya. Meski demikian, harga beras di tingkat pasar hingga kini masih relatif bertahan dan belum mengalami lonjakan signifikan.
Pantauan Tugujatim.id di Pasar Banjarjo, Kota Bojonegoro, salah satu penjual beras, Mafy mengatakan, harga beras saat ini masih berada di kisaran normal. Untuk beras premium dijual antara Rp14.000 hingga Rp16.000 per kilogram.
“Rp14.000 sampai Rp16.000, iya masih normal tidak naik atau turun,” ungkap Mafy.
Harga Gabah Naik, Kondisi Panen Cukup Baik
Kondisi serupa juga dirasakan Penjual Gabah. Rizka Nur Mualifa, asal Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro mengaku harga gabah tahun ini mengalami kenaikan dibanding sebelumnya. Ia telah sekitar tiga tahun menjalankan usaha jual beli gabah dan saat ini mampu menjual hingga tiga truk gabah dalam sekali panen.
Menurut Rizka, harga gabah saat ini mencapai Rp8.000 per kilogram, naik dibanding sebelumnya yang berada di angka Rp7.000. Gabah tersebut kemudian dijual kepada tengkulak untuk didistribusikan kembali.
“Sekarang harga gabah Rp8.000, dulu sekitar Rp7.000. Tahun ini lebih bagus dan lebih menguntungkan,” sambung Rizka.
Ia menambahkan, kondisi panen tahun ini tergolong cukup baik, meski petani masih menghadapi sejumlah kendala seperti serangan hama dan faktor cuaca. Namun untuk kebutuhan pupuk subsidi, menurutnya masih dalam kondisi aman dan mudah diperoleh petani.
“Kalau pupuk subsidi aman saja. Kendala biasanya cuaca sama hama, tapi panen tahun ini bagus dan sangat untung,” imbuhnya.
Rizka berharap harga gabah tetap stabil agar petani tetap memperoleh keuntungan dan semangat dalam menjaga produksi pertanian di Bojonegoro.
Baca Juga : Kabupaten Jember Cetak Rekor Penyerapan Gabah Petani Tertinggi se-Jawa Timur
Harga Beras Masih Stabil
Sementara itu, berdasarkan data dari laman Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro per 21 Mei 2026, harga beras di pasaran masih cenderung stabil. Harga rata-rata Beras Premium di Kabupaten Bojonegoro per hari ini adalah Rp 14,569 dan harga beras premium terendah di Rp 13,500, serta harga tertinggi di Rp 16,500.
“Data diambil dari rata-rata harga pasar pada 28 Kecamatan di Kabupaten Bojonegoro,” tutur Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro, Moch Rudianto.
Lanjut Rudianto, terkait harga gabah kering sendiri, saat panen memang mengalami kenaikan dibanding tahun lalu. Ia menjelaskan, pada Mei 2025 lalu harga gabah kering panen (GKP) menyentuh pada angka Rp6.500 hingga Rp 6.800 per kilogram.
“Per 5 Mei 2026 ini, harga naik menjadi Rp7.400 per kilogram,” bebernya.
Kenaikan harga gabah ini dinilai menjadi kabar baik bagi petani karena dapat meningkatkan pendapatan hasil panen. Namun di sisi lain, pemerintah tetap memantau stabilitas harga beras di pasaran agar daya beli masyarakat tetap terjaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Penulis: Lizza Arnofia Choirunisa
Editor: Mochamad Abdurrochim








