• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pekerja UD Barokah milik Wardam (74), warga Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang, Tuban sedang meproses produksi tahu.

Pekerja UD Barokah milik Wardam (74), warga Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang, Tuban sedang meproses produksi tahu. (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

Harga Kedelai Impor Mahal, Pengusaha Tahu di Tuban Kelimpungan

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Naiknya harga kedelai impor berdampak terhadap produksi tahu di Kabupaten Tuban. Sejumlah pengusaha tahu merasa kelimpungan dengan harga kadelai yang sudah mencapai Rp 11 ribu perkilogramnya. Mereka harus memutar otak untuk mempertahankan usahanya tersebut.

Seperti yang dialami UD Barokah milik Wardam (74), warga Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang, Tuban. Usaha Dagang yang sudah memproduksi tahu hampir 27 tahun ini mengeluh dengan mahalnya harga kedelai impor yang menjadi bahan dasar pembuatan usahanya.

You might also like

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

20/07/2026 6:05 PM
Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

20/07/2026 5:18 PM

Biaya produksi yang dikeluarkan setiap harinya tidak cukup untuk memberikan penghasilan lebih bagi pekerjanya. Sehingga mau tidak mau, Wardam harus merumahkan beberapa karyawan yang ikut dengannya.

“Sebelumnya 12 orang, kemudian berkurang 6 orang. Dan kini hanya tinggal 2 pekerja,” ungkap Wardam kepada Tugu Jatim, Senin (21/2/2022).

b21f8a0b 1380 417a a3ce 1fc19f027281
Salah pekerja di UB Barokah membentuk cetakan tahu. (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

Untuk menyiasati agar bisa bertahan, Wardam menaikan harga jual dan memperkecil ukuran tahunya. Biasanya dijual Rp 20 ribu percetak dengan ukuran 48 cm persegi. Kini naik menjadi Rp 27 ribu, dengan tebal tahu yang lebih tipis lagi.

“Produksinya Rp 2 juta perhari. Lah, pendapatannya tidak untung juga tidak rugi. Cukup berikan rokok ke pekerja,” ucap Wardam.

Wardam juga menambahkan, kalau dulu bisa memproduksi hingga bahan satu ton kedelai. Tapi kali ini, hanya sampai 1,5 kwintal saja.

“Kalau dulu sampai kirim hingga Tuban barat (Tambakboyo, Bulu, hingga Rembang Jateng, red) sampai dengan Lamongan utara,” ucapnya.

Pihaknya berharap pemerintah segera turun tangan dan membuat kebijakan untuk menstabilkan harga. Setidaknya seperti harga semula berkisar Rp 7 ribuan perkilogramnya.

Tags: harga kedelaiKabupaten TubanKedelai Importahu
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:30 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Produk rajut milik Ernawati, pelaku UMKM asal Desa Candipari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, berhasil lolos kurasi Dinas...

Next Post
Penangkapan ular yang dilakukan Dinas Pemadam Kebakaran Bojonegoro

Antisipasi Ular dan Sarang Tawon, Damkar Bojonegoro Imbau Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID