BANYUWANGI, Tugujatim.id – Peringatan Hari Buruh Internasional 2025, Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Satkornas) Banser Maritim Ikhwan Arief menyampaikan suara lantangnya pada Kamis (01/05/2025). Dia mendesak seluruh pihak, baik pemerintah, pengusaha perikanan, maupun serikat pekerja, agar serius memberi perhatian kepada nasib para buruh nelayan di Indonesia.
Ikhwan Arief mengatakan, perayaan Hari Buruh selama ini hingar bingar seolah belum menyentuh dan belum secara nyata memperhatikan bagaimana kondisi kehidupan para pekerja di sektor perikanan dan kelautan.
Baca Juga: Jelang Hari Buruh, Bupati Tuban Buka Peluang 20 Ribu Tenaga Kerja
Padahal, dia mengatakan, jasa para buruh nelayan sangat krusial. Mereka berupaya menjaga keberlangsungan industri perikanan dan operasional kapal.
“Kami setiap tahun memperingati Hari Buruh. Ironisnya, nasib para buruh nelayan atau saudara-saudara kita seakan terlupakan. Mereka juga buruh yang mempertaruhkan nyawa di lautan, namun perhatian terhadap hak-hak mereka masih minim,” ujar Ikhwan Arief, Kamis (01/05/2025).
Karena itu, dia menekankan pentingnya jaminan mendasar bagi para buruh nelayan yang selama ini sering terabaikan. Dia menjelaskan, jaminan keselamatan kerja menjadi prioritas utama mengingat risiko pekerjaan di laut yang sangat tinggi.
Selain itu, dia membeberkan, pentingnya jaminan perlindungan kesehatan sebagai akses layanan kesehatan yang terbatas bagi sebagian besar nelayan.
“Mereka para buruh nelayan berhak atas jaminan upah layak. Sebab, para nelayan juga menghidupi keluarga secara manusiawi,” ungkap Ikhwan.
Dia menjelaskan, para nelayan juga butuh jaminan keberlanjutan hidup di hari tua. Hal itu karena mereka bertahun-tahun berjibaku dengan ombak dan badai. Pastinya, mereka pantas mendapatkan masa pensiun yang terjamin.
Ikhwan pun memiliki harapan berbagai pihak bisa mendorong aksi nyata. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan bagi para buruh nelayan se-Indonesia. Perhatian yang setara dengan sektor pekerja lainnya diyakini akan berdampak positif bagi kemajuan industri perikanan dan kesejahteraan masyarakat pesisir. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Editor: Dwi Lindawati








