• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
santri tugu jatim

Santri yang menggunakan sarung dalam event Sarung Santri Nusantara pada Sabtu (21/10/2023). Foto: tangkapan layar YouTube Kominfo Jatim

Hari Santri Nasional 2023, Santri Bersolek Dengan Sarung Nusantara di Grahadi Surabaya

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Sastra & Budaya
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Dalam rangkaian Hari Santri Nasional 2023, Kementerian Agama RI menggelar pengenalan budaya sarung lewat Sarung Santri Nusantara di Gedung Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu (21/10/2023) malam.

Ketua PBNU, KH Yahya Cholik Staquf menyampaikan bahwa sarung memiliki sejarah panjang di nusantara. Tidak hanya di Indonesia, sarung telah dikenal luas oleh masyarakat dunia.

You might also like

Malang

Gali Sejarah Teater Malang, DKM Kembali Gelar “SERAT” untuk Jembatani Kreatifitas Lintas Generasi

21/05/2026 3:32 PM
Busana Khas Malang

Kajian Sejarah Busana Khas Malang

11/04/2026 3:25 AM

“Kita lihat masyarakat India yang mayoritas beragama Hindu dan Myanmar, orang-orangnya bersarung. Berarti sarung penyambung dari sekian banyak masyarakat yang heterogen di dalam satu kawasan di dalam berdaban yang luas,” katanya, pada Sabtu malam (21/10/2023).

Bahkan, keberadaan sarung diyakini sudah ada sebelum kedatangan Islam di Indonesia. Namun, tidak mengerucut pada satu agama tertentu saja, sarung telah menjadi sebuah tradisi. “Artinya, kita juga harus menyadari bahwa orang di nusantara memakai sarung sejak sebelum Islam dikenal di sini. Walaupun masyarakat nusantara mayoritas muslim, sarung menjadi bagian dari tradisi,” ucapnya.

“Sejarah peradaban nusantara ini menyambung dari zaman ke zaman walaupun pada suatu masa ini adalah wilayah kekuasaan Kerajaan Sriwijaya yang mayoritas Buddha, dan sekarang menjadi masyarakat muslim tetap dengan karakter budayanya yang tidak berubah,” sambungnya.

Oleh sebab itu, ia meyakini bahwa sarung telah menjadi perekat antarbudaya Indonesia dan menyelamatkan dari permasalahan global. Sebab dari sarung, ikatan antar masyarakat tak pernah lepas dan tergerus zaman. Meskipun, banyak model pakaian trendy yang memenuhi selera dan kebutuhan masyarakat.

Di Indonesia sendiri, sarung tidak hanya dipakai untuk beribadah saja. Melebihi itu, terkadang sarung difungsikan untuk jaket, selimut, bahan pakaian, sampai menyaring ikan.

“Ini menjadi modal yang menjadikan sarung nusantara selamat dari gonjang-ganjing edaran global yang menimbukan segala macam kesulitan. Yang perlu kita syukuri adalah menikmati berapa pentingnya satung dan nggak ada vitalitas yang melebihi sarung,” jelasnya.

Kehadiran sarung pun tak kalah penting bagi para santri dan penghuni pondok pesantren seperti kiai. Sehari-hari, mereka tak pernah lepas untuk menggunakan sarung. “Kita yang tinggal di lingkungan pesantren nusantara mungkin menganggap sebagai sesuatu yang given,” tandasnya.

Dalam kesempatan ini, para santri muda bersolek lewat fashion show. Berbagai macam jenis sarung dan asalnya dikenalkan di Hari Santri Nasional 2023 di Surabaya.

Reporter: Izzatun Najibah
Editor: Lizya Kristanti

Tags: berita Surabayaberita Surabaya hari iniHari Santri NasionalHari Santri Nasional 2023Surabaya
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Malang

Gali Sejarah Teater Malang, DKM Kembali Gelar “SERAT” untuk Jembatani Kreatifitas Lintas Generasi

by Mochamad Abdurrochim
21/05/2026 3:32 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Dewan Kesenian Kota Malang (DKM) kembali menghadirkan ruang diskusi santai bagi para pegiat seni teater lewat agenda...

Busana Khas Malang

Kajian Sejarah Busana Khas Malang

by Darmadi Sasongko
11/04/2026 3:25 AM
0

Tugujatim.id - Kajian Sejarah Busana Khas Malang ditulis oleh Dwi Cahyono, Yayasan Inggil. Identitas sebuah daerah tidak hanya tercermin dari...

DPRD Kota Malang Catat PR Krusial di HUT ke-112, Kemiskinan hingga Banjir Belum Tuntas

Klambi Indis dari Sudut Pandang Seni Kontemporer

by Darmadi Sasongko
10/04/2026 11:05 AM
0

Tugujatim.id - Klambi Indis, dari sudut pandang Seni Kontemporer ditulis oleh Dimas Novib S, Pengurus Dewan Kesenian Malang. Tulisan ini...

Perjalanan Menuju Pertaubatan

Perjalanan Menuju Pertaubatan

by Dwi Linda
22/02/2026 11:43 AM
0

Oleh: Muhammad Mufid, Cerpenis Difabel di Malang Tugujatim.id - Malam sudah larut dan jalanan Kota Jakarta tampak lengang. Lampu-lampu jalan...

Next Post
gibran tugu jatim

Gibran Pilih Prabowo? Puan Sebut Ada Teman Jadi Lawan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID