• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pasar Besar.

Paguyuban Hippama saat menolak revitalisasi Pasar Besar Kota Malang. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Revitalisasi Gagal, Paguyuban Hippama Senang Cuma Minta Perbaikan Pasar Besar Malang

Dwi Linda by Dwi Linda
5 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Diskopindag Kota Malang memastikan revitalisasi Pasar Besar gagal terlaksana pada 2026. Gagal revitalisasi, paguyuban Himpunan Pedagang Pasar Besar Kota Malang (Hippama) bersyukur dan senang.

Wakil Ketua Hippama Agus Priambodo mengatakan bersyukur karena pedagang hanya minta perbaikan.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

“Bersyukur banget. Sejak awal, kami cuma meminta perbaikan,” kata Agus Priambodo pada Jumat (16/01/2026).

Baca Juga: Pedagang Menolak, Rencana Revitalisasi Pasar Besar Malang 2026 Batal 

Untuk diketahui, diskopindag menginformasikan rencana revitalisasi Pasar Besar batal pada 2026. Penyebab batal karena sebagian pedagang masih ada yang menolak.

Agus mengatakan, suara pegang memang menjadi salah satu syarat penting agar pembiayaan revitalisasi Pasar Besar lewat APBN.

“Suara pedagang itu menentukan, meski pasar ini aset pemkot. Karena dari 2.600 pedagang, itu 85 persen menolak,” ungkapnya.

Pedagang Ingin 20 Persen Perbaikan Bangunan

Agus menyebut para pedagang tidak anti pembenahan. Para pedagang, dia mengatakan, tidak menginginkan pembongkaran total ataupun revitalisasi.

“Pasar ini kan masih layak, yang rusak parah itu mungkin hanya 20 persen nggak sampai, itu dari kajian akademisi ITS. Kenapa yang 20 persen itu saja yang diperbaiki,” ucapnya.

Dia menilai, para pedagang khawatir dengan rencana revitalisasi Pasar Besar peluang mengubah ukuran bedak hingga lebih sempit. Dia juga takut nantinya akan ada konflik perebutan saat pembagian bedak baru.

“Revitalisasinya kan rencana pengerjaan sekitar 2-3 tahun. Lalu nasib pedagang nanti gimana. Jangan hanya bicara ada tempat penampungan, apa bisa hidup,” ujarnya.

Baca Juga: DPRD Kota Malang Inspeksi Pasar Besar Pasca Tembok Ambrol Makan Korban

Menurut dia, Pemkot Malang tidak banyak memberikan perhatian pasar ini sejak 2016. Para pedagang selama ini, menurut dia, swadaya sendiri merawat maupun memperbaiki kerusakan pasar meski ditarik retribusi rutin.

“Kami pernah memperbaiki talang air sepanjang 200 meter, pembenahan lampu, pengecatan, dan lain-lainnya. Itu dari swadaya pedagang,” urainya.

Dia juga kecewa dengan pihak Pemkot Malang yang tidak mengindahkan keinginan pedagang. Bahkan, disebut tidak pernah bertanya apa alasan sebagian pedagang menolak revitalisasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: M. Sholeh

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Malang hari iniHimpunan Pedagang Pasar Besar Kota MalangKota Malang hari iniMalangPaguyuban HippamaPasar Besar MalangRevitalisasi Pasar Besar Kota Malang
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Keracunan massal.

Terungkap! Pemicu Keracunan Massal di Mojokerto Diduga dari Telur

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID