JEMBER, Tugujatim.id – Kabupaten Jember dilanda fenomena cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang pada Rabu (19/3/2025). Peristiwa ini mengakibatkan satu korban patah tulang serta sejumlah kerusakan infrastruktur dan properti warga di berbagai lokasi.
Kepala BPBD Jember, Widodo Julianto menceritakan menerima banyak laporan pohon tumbang dan rumah rusak berat di beberapa wilayah. Lokasi terdampak signifikan mencakup Jalan Raya Ponpes Nuris Antorogo, Mojosari Puger, Mandiku Ambulu, Bregoh Sumberejo Ambulu, Petung Bangsal, Kedawung Gebang, dan Rowoindah Ajung.
Insiden pohon tumbang di kawasan Petung Bangsal dan Kedawung Gebang menyebabkan gangguan arus lalu lintas. Lebih memprihatinkan lagi, satu kejadian pohon tumbang menimpa pengendara sepeda motor hingga mengakibatkan cedera serius. Korban bernama Wahyudi, 50, penduduk Bajarsengon mengalami fraktur (patah tulang) pada kakinya dan kini sedang menjalani perawatan medis di RS Kaliwates.

Sementara itu, Siti, 45, warga Ajung, menggambarkan momen mencekam saat rumahnya hancur akibat angin kencang. “Anginnya sangat kencang, atap rumah berterbangan. Saya langsung keluar menyelamatkan diri,” tuturnya dengan ekspresi khawatir.
Di daerah Mojosari Puger dan Mandiku Ambulu, beberapa rumah penduduk mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang. Warga setempat bahu-membahu membersihkan reruntuhan bangunan yang rusak.
Slamet, penduduk Puger yang rumahnya mengalami kerusakan pada bagian atap, menceritakan, “Anginnya datang tiba-tiba, terdengar suara gemuruh. Beberapa rumah atapnya terbang, termasuk rumah saya.”
Saat ini, tim BPBD Jember masih melakukan evaluasi terhadap rumah-rumah yang mengalami kerusakan. Sementara itu, pohon-pohon yang tumbang telah berhasil dievakuasi sehingga arus lalu lintas kembali lancar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko







