JAKARTA, Tugujatim.id – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan lima pesan strategis kepada Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 DNIKS di Gedung Aneka Bhakti Kementerian Sosial, Jakarta, Jumat (24/07/2026).
Lima pesan tersebut menjadi arah penguatan peran DNIKS sebagai mitra pemerintah dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial guna mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Baca Juga: Sekolah Rakyat DKI Jakarta Mulai MPLS, Gus Ipul Ajak Siswa Cepat Beradaptasi
Mengusung tema “Ikut Memajukan Kesejahteraan Umum”, acara tersebut dihadiri Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria, Ketua Umum DNIKS Effendy Choirie, serta jajaran Kementerian Sosial dan berbagai organisasi sosial.
Dalam sambutannya, Gus Ipul mengingatkan bahwa Presiden Prabowo Subianto terus menekankan pentingnya mengatasi berbagai persoalan mendasar yang masih dihadapi Indonesia, terutama kesenjangan sosial.

“Ada keberhasilan kita, tetapi juga ada pekerjaan rumah besar, yaitu kemiskinan dan ketimpangan ekonomi, kualitas pendidikan yang belum merata, serta pengangguran dan keterbatasan lapangan kerja,” ujarnya.
Menurut Gus Ipul, amanat konstitusi dalam Pasal 33 dan Pasal 34 UUD 1945 menjadi landasan Kementerian Sosial dalam menjalankan program rehabilitasi sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial, dan perlindungan sosial bagi masyarakat rentan.
Lima Pesan Gus Ipul untuk DNIKS
Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul menyampaikan lima pesan utama kepada DNIKS, yaitu:
- Memperkuat kualitas data kesejahteraan sosial melalui pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar seluruh intervensi sosial.
- Meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) agar pelayanan kepada masyarakat semakin profesional dan memenuhi standar nasional.
- Mendorong akreditasi LKS di seluruh Indonesia guna meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat kepercayaan publik dan mencegah penyimpangan.
- Memperluas jejaring kemitraan dengan dunia usaha, lembaga filantropi, dan berbagai pemangku kepentingan agar program kesejahteraan sosial semakin berkelanjutan.
- Melahirkan inovasi program sosial yang adaptif terhadap perkembangan zaman sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.
“DNIKS harus ikut menghadirkan data yang akurat, memperkuat profesionalisme LKS, mendorong akreditasi, memperluas kolaborasi, dan terus berinovasi agar pelayanan sosial semakin berkualitas,” kata Gus Ipul.
Kolaborasi Jadi Kunci
Ketua Umum DNIKS Effendy Choirie mengatakan selama 59 tahun DNIKS telah menjadi mitra strategis Kementerian Sosial dalam mengembangkan berbagai program kesejahteraan sosial.
Menurut dia, momentum HUT ke-59 menjadi kesempatan memperkuat konsolidasi organisasi kesejahteraan sosial hingga daerah melalui BK3S dan LKKS, sekaligus memperluas kolaborasi untuk mendukung pengentasan kemiskinan.
Baca Juga: Gus Ipul Pastikan Seluruh Temuan BPK Ditindaklanjuti, 141 Pendamping PKH Wajib Kembalikan Gaji
Sementara itu, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria menegaskan sinergi antarkementerian menjadi kunci untuk mempercepat pemerataan kesejahteraan.
“Program pemerintah saat ini fokus pada masyarakat miskin dan desa. Karena itu, Kementerian Desa bersama Kementerian Sosial harus terus bersinergi mempercepat pengentasan kemiskinan,” ujarnya.
Peringatan HUT ke-59 DNIKS ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur sekaligus komitmen memperkuat kolaborasi antara pemerintah, organisasi sosial, dunia usaha, dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan sosial yang lebih inklusif. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Editor: Dwi Lindawati








