• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
i-Boat, Kapal Tanpa Awak Pertama di Indonesia buatan ITS

i-Boat, Kapal Tanpa Awak Pertama di Indonesia buatan ITS Surabaya. (Foto: Amanah Nur Asiah/Basra)

i-Boat, Kapal Tanpa Awak Pertama di Indonesia Buatan ITS

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in News, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

Surabaya – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menciptakan kapal pintar bernama i-Boat atau intelligent Boat. Inovasi ini terbilang begitu istimewa, sebab kapal ini diklaim sebagai kapal tanpa awak pertama di Indonesia.

Sebagai kapal yang dijalankan dengan kombinasi teknologi berbasis artificial intelligence dan internet of things, tentu i-Boat ini siap membuat tercengang.

You might also like

Tuban

Polresta Tuban Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ayah Tiri Jadi Tersangka

20/07/2026 12:04 PM
Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

20/07/2026 10:15 AM

Ir Tri Achmadi PhD selaku koordinator konsorsium penelitian i-Boat, mengatakan kapal pintar ini merupakan buah dan hasil penelitian dari 41 orang. Di mana mereka terdiri baik dari dosen maupun mahasiswa. Kapal itu sendiri dirancang serta dapat diperintah untuk menuju lokasi koordinat tertentu yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Bahkan, jika terdapat koneksi internet di wilayah operasionalnya, pengguna dapat menggunakan i-Boat melalui aplikasi user interface, baik yang bersifat web-based maupun yang beroperasi melalui gadget android (smartphone).

“Cara kerja kapal ini berdasar perintah operator, jadi i-Boat akan berlayar menuju sasaran koordinat yang diinginkan. Bisa untuk mengambil logistik, hingga menyelamatkan orang tenggelam secara otomatis jika ada objek yang terdeteksi,” kata Tri ketika ditemui Basra, partner Tugu Jatim saat soft launching i-Boat di PT. Galangan Kapal Madura, Bangkalan, Selasa (29/9).

Tak hanya itu, i-Boat juga dilengkapi dengan berbagai sensor mulai dari pemanfaatan GPS (Global Positioning System) dengan ketelitian tinggi, yang digabungkan dengan kamera beresolusi tinggi guna pengumpulan data sebagai bagian dari big data analisis, yang kemudian diproses oleh komputer berspesifikasi tinggi yang tertanam di dalam i-Boat.

“Dengan beragam sensor tersebut, kapal pintar i-Boat ini mempunyai kemampuan akselerasi, navigasi, mendeteksi kondisi lingkungan, termasuk kemampuan menghindari halangan. Bahkan saat gelombang tinggi dia (i-Boat) tidak tengelam dan bisa tembus segala cuaca. Terus ini juga tidak berawak, jadi orang tidak khawatir mabok laut,” jelas Tri.

Manajer Unit Klaster Inovasi Kemaritiman ITS ini mengungkapkan i-Boat dapat berlayar hingga jarak 10 KM, bahkan kapal rancangan anak bangsa ini juga dapat mendeteksi orang tenggelam dengan jarak 1 KM.

“Begitu ada objek bergerak, misal orang tenggelam langsung terdeteksi dan otomatis kapal tersebut akan menghampiri objek untuk memberikan pertolongan. Kapal ini kalau sudah menyelesaikan tugasnya, dia secara otomatis akan kembali ke asalnya, jadi tidak perlu mengatur lagi,” ucapnya.

Sementara itu, Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng menambahkan, kapal tanpa awak ini dapat dimanfaatkan untuk segala keperluan. Mulai dari keperluan logistik, bencana, pertolongan pada korban di laut, hingga pemeriksaan kondisi pelabuhan.

“Dengan adanya kapal ini, petugas yang di darat dapat tau semua. Misal kapal sandar dimana, jangkar dimana,” kata Ashari.

Ke depan, pihaknya akan terus mengembangkan inovasi baru itu dan melakukan sertifikasi agar layak dan dapat segera digunakan.

“Tahap berikutnya tinggal sertifikasi dari kementerian perhubungan dan biro klasifikasi.
Sehingga setelah semua terpenuhi produk tersebut layak secara teknis dan memenuhi regulasi internasional,” pungkasnya.

Diketahui, kapal i-Boat hasil kolaborasi antara dosen dan mahasiswa ITS ini dikerjakan dalam waktu sekitar 6 bulan. Bahkan kapal tersebut bisa memuat delapan orang sekaligus. (Amm/Basra/gg)

 

Sumber Artikel: Berita Anak Surabaya (Basra)

Tags: inovasiInstitut Teknologi Sepuluh NopemberITSkampuskapal pintarKota SurabayamahasiswapendidikanpenelitianrobotSurabayateknologi
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Tuban

Polresta Tuban Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ayah Tiri Jadi Tersangka

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 12:04 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Satreskrim Polresta Tuban mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak di bawah umur. Seorang pria berinisial...

Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 10:15 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Ikatan Keluarga Alumni Bahrul Ulum (IKABU) Tambakberas menyiapkan 50 unit mobil Toyota Innova untuk mendukung pelaksanaan Muktamar...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur 20 Juli 2026 Berubah Drastis, Kabut Pekat hingga Hujan Mengintai Aktivitas Warga

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 8:41 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (20/07/2026) menunjukkan variabilitas yang signifikan, dengan kemunculan kabut tebal hingga hujan sedang...

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Next Post
Pancasila, lambang negara Indonesia. (Foto: GG)

Deretan 5 Film Karya Anak Bangsa yang Menjunjung Nilai Kesaktian Pancasila

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID