TUBAN, Tugujatim.id – Duka kehilangan imam musala di Desa Bandungrejo, Kecamatan Plumpang, Tuban, sedikit terobati. Keluarga almarhum Samsudi, imam musala di Tuban, kini mendapat kepastian perlindungan sosial. Santunan sebesar Rp42 juta diserahkan BPJS Ketenagakerjaan Tuban bersama Baznas Tuban, Senin (25/08/2025).
Kepala Baznas Tuban Agus Suryanto menjelaskan, almarhum Samsudi termasuk dalam ribuan imam musala yang telah didaftarkan Baznas ke program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan. Sejak 2024, sebanyak 1.120 imam musala di Tuban sudah di-cover penuh iurannya hingga Desember 2025.
Baca Juga: Kecelakaan Lalu Lintas Dijamin BPJS Kesehatan atau Jasa Raharja? Ini Penjelasannya
“Karena almarhum terdaftar resmi sebagai peserta, maka keluarganya berhak atas santunan jaminan sosial. Semoga dana ini bermanfaat dan menjadi berkah bagi ahli waris,” ujar Agus.
Santunan ini menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian imam musala yang selama ini mengabdikan diri untuk jamaah, meski kerap luput dari perlindungan sosial.
Sementara itu, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Tuban Anita Riza Chaerani menambahkan, almarhum Samsudi terdaftar pada dua program, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Biaya iurannya ditanggung penuh oleh Baznas sejak Agustus 2024.
“Dengan iuran hanya Rp16.800 per bulan, peserta sudah terlindungi dari risiko kecelakaan kerja maupun meninggal dunia. Ini bukti bahwa perlindungan sosial bisa dijangkau siapa pun, termasuk para imam musala,” jelas Riza.
Masyarakat Apresiasi Sinergi Baznas dan BPJS Ketenagakerjaan
Riza berharap, ke depan program ini bisa diperluas untuk imam masjid maupun takmir yang hingga kini belum ter-cover. Menurut dia, manfaat jaminan sosial ini bukan hanya soal uang santunan, tapi juga ketenangan batin bagi keluarga yang ditinggalkan.
Sinergi Baznas dan BPJS Ketenagakerjaan ini pun diapresiasi masyarakat. Selain memberi kepastian perlindungan, program ini juga menjadi bukti nyata hadirnya negara melalui lembaga sosial dan jaminan tenaga kerja bagi mereka yang mengabdi di jalan keagamaan.
Kini meski duka masih menyelimuti keluarga almarhum Samsudi, ada sedikit kelegaan. Pengabdian seorang imam musala di Tuban tidak hanya dikenang oleh jamaah, tapi juga mendapat perhatian nyata lewat perlindungan sosial.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








