Imbas Bangkalan, Positivity Rate Covid-19 di Surabaya Melonjak Jadi 7 Persen - Tugujatim.id

Imbas Bangkalan, Positivity Rate Covid-19 di Surabaya Melonjak Jadi 7 Persen

  • Bagikan
Kelurahan di Surabaya Bebas Corona
Tampilan Kota Surabaya yang padat penduduk. (Foto: Pixabay)

SURABAYA, Tugujatim.id – Data kenaikan rata-rata positif atau ‘positivity rate’ penyebaran Covid-19 di Kota Surabaya mengalami kenaikan pasca-kasus positif di Bangkalan, perbatasan Surabaya-Madura tempo waktu. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Surabaya menegaskan ada kenaikan sekitar 5 persen, dari 2 persen menjadi 7 persen.

“Positivity rate (kasus Covid-19 di Surabaya ada kenaikan, red) 5 persen, sekarang menjadi 7 persen. Karena swabnya di Surabaya. Jadi, harus masuk Kota Surabaya walaupun ‘tracing‘ di sana,” terangnya, Jumat (11/06/2021).

Selain itu, Febria juga menegaskan bahwa beberapa faktor yang ikut serta yakni tetangga, yang kebanyakan berasal dari luar Kota Surabaya. Febria mengatakan, untuk data asal dari orang-orang yang dinyatakan positif Covid-19 pekan ini, bisa bertanya ke Pemprov Jatim.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Surabaya Febria Rachmanita di Balai Kota Surabaya, Jumat (11/06/2021). (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Surabaya Febria Rachmanita di Balai Kota Surabaya, Jumat (11/06/2021). (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

“Faktor dari tetangga? Iya. Intinya banyak orang luar Surabaya. Rinciannya berapa DNA (data-data asal orang yang diswab, red) dari kota mana, (tanya, red) ke provinsi aja. Yang pasti kita dapat itu sekitar 67 positif sehari. Antigen dapat 300-an yang positif. Kasus banyak, yang penting prokes,” tegasnya.

Untuk BOR (Bed Occupancy Rate), lanjut Febria, ada total 37,6 persen pasca kasus kenaikan Covid-19 di Bangkalan dan perbatasan Surabaya-Madura. Sedangkan sebelumnya BOR di Kota Surabaya hanya 20 persen saja, bahkan hanya 12 persen.

“BOR total 37,6 persen. Kita kemarin terakhir yang sebelum ada kasus peningkatan Bangkalan cuma 20 persen. Dari RS dan ICU. Sebelumnya malah sempat 12 persen. Dari 40 RS yang melayani Covid-19,” bebernya.

Terkait kenaikan jumlah tenpat tidur di rumah sakit, Febria mengatakan ada 105 penambahan tempat tidur dalam waktu 1 minggu terakhir, naik 4,6 persen dari jumlah sebelumnya.

“Jumlahnya campur. Surabaya malah kecil. Surabaya cuma sekian persen dibandingkan warga luar kota. Bor meningkat sekitar 105 tempat tidur dalam waktu 1 Minggu. Naik 4,6 persen,” pungkasnya.

  • Bagikan