TUBAN, Tugujatim.id – Kabupaten Tuban kembali mencatatkan kemajuan dalam indeks pembangunan manusia (IPM) pada 2024. Peningkatan ini mencakup seluruh dimensi penyusun IPM, yakni umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, serta standar hidup layak.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tuban menunjukkan pertumbuhan indeks pembangunan manusia ini konsisten dari 2021-2024 dengan percepatan pertumbuhan di berbagai sektor.
Dimensi Umur Panjang dan Hidup Sehat
Dimensi ini menunjukkan pertumbuhan positif. Umur Harapan Hidup (UHH) saat lahir di Kabupaten Tuban terus meningkat dari 74,27 tahun pada 2021 menjadi 74,95 tahun pada 2024. Kenaikan ini sebesar 0,76 tahun dalam tiga tahun terakhir dengan rata-rata peningkatan 0,26 persen per tahun. Pada tahun 2024, UHH naik 0,18 tahun dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala BPS Kabupaten Tuban Andhie Surya Mustari menyampaikan, peningkatan ini tidak terlepas dari berbagai program kesehatan yang telah digulirkan oleh pemerintah daerah.
“Upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan, terutama di daerah terpencil, turut berkontribusi pada kenaikan UHH ini. Kesadaran masyarakat untuk menjalani hidup sehat juga semakin meningkat,” ujar Andhie.
Baca Juga: Langka dan Undang Penasaran! Bunga Bangkai Raksasa Mekar di Tuban
Dimensi pengetahuan mengalami percepatan pertumbuhan. Harapan Lama Sekolah (HLS) untuk anak usia 7 tahun meningkat dari 12,22 tahun pada 2021 menjadi 12,54 tahun pada 2024.
Sementara itu, rata-rata lama sekolah (RLS) untuk penduduk usia 25 tahun ke atas mengalami kenaikan signifikan dari 7,18 tahun pada 2021 menjadi 7,53 tahun pada 2024. Andhie menambahkan, peningkatan di sektor pendidikan ini mencerminkan keberhasilan program wajib belajar dan berbagai inisiatif pendidikan yang terus diperkuat.
“Meningkatnya RLS dan HLS menunjukkan bahwa akses pendidikan di Tuban semakin merata. Ini bukti nyata bahwa program pemerintah berjalan efektif,” tuturnya.
Dimensi Standar Hidup Layak Menguat
Indikator pengeluaran riil per kapita juga menunjukkan tren positif. Pada 2021, pengeluaran riil per kapita sebesar Rp10.380.000 dan pada 2024 mencapai Rp11.579.000.
Peningkatan ini sebesar 3,62 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencerminkan perbaikan dalam kondisi ekonomi masyarakat serta daya beli yang meningkat. Andhie menilai peningkatan ini sebagai dampak positif dari stabilitas ekonomi lokal.
“Pertumbuhan ekonomi di Tuban cukup solid, didukung oleh sektor industri dan perdagangan. Ini membuat pendapatan masyarakat meningkat secara bertahap,” jelasnya.
Baca Juga: Rekapitulasi Surat Suara KPU Kabupaten Mojokerto Dijadwalkan Sehari Rampung
Secara keseluruhan, indeks pembangunan manusia Kabupaten Tuban mengalami kenaikan dari 70,10 pada 2021 menjadi 72,31 pada 2024. Pertumbuhan ini rata-rata sebesar 0,96 persen per tahun.
Capaian ini menempatkan status pembangunan manusia di Kabupaten Tuban pada level “tinggi.” Hal ini menunjukkan bahwa upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat telah memberikan hasil yang signifikan.
Sebagai perbandingan, peningkatan IPM di tingkat Provinsi Jawa Timur juga menunjukkan tren serupa dengan pertumbuhan yang didukung oleh semua dimensi penyusunnya.
RLS di Jawa Timur mencatat pertumbuhan 2,10 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan peningkatan sebelumnya sebesar 0,92 persen. Harapan lama sekolah (HLS) juga naik meskipun dengan pertumbuhan yang sedikit melambat, dari 0,38 persen menjadi 0,37 persen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








