Ingin Gunakan Stadion Bumi Wali Tuban? Ini Tarifnya…

  • Bagikan
Stadion Bumi Wali Tuban (SBWT). (Foto: Rochim/Tugu Jatim)
Stadion Bumi Wali Tuban (SBWT). (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

TUBAN, Tugujatim.id – Stadion Bumi Wali Tuban (SBWT) merupakan stadion yang berada di kompleks Tuban Sport Centre (TSC) di Gedongombo, Kecamatan Semanding. Stadion kebanggaan warga Tuban ini kali pertama digunakan saat gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Jatim, saat itu Tuban menjadi tuan rumahnya.

Namun, tahukah Anda berapa tarif yang dibanderol oleh Pemkab Tuban jika masyarakat atau pihak lain ingin menggunakannya, berikut Tugu Jatim memberikan daftar biayanya.

Sumbangan Kemanusiaan Gempa Malang

Menurut daftar harga yang telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2020, apabila digunakan untuk pertandingan persahabatan skala nasional, biaya yang harus dikeluarkan Rp 10 juta per pertandingan jika dilakukan siang hari. Sedangkan kalau pertandingan malam, harganya berbeda, yakni Rp 13 juta.

Berbeda juga untuk gelaran laga di Liga 1, 2, maupun 3. Harganya bervariatif. Jika untuk laga siang hari, tarifnya Rp 12 juta, Rp 10 juta, dan Rp 3,5 juta. Untuk malam harinya, dihargai dengan nominal Rp 15,5 juta, Rp 13 juta, dan Rp 6,5 juta per laga.

Pertandingan sepak bola di SBWT. (Foto: Rochim/Tugu Jatim)
Pertandingan sepak bola di SBWT. (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

Sementara untuk pertandingan sepak bola tingkat lokal, baik itu pertandingan persahabatan, uji coba, maupun kompetisi internal dihargai dengan biaya Rp 2 juta untuk siang hari dan Rp 5 juta per pertandingan untuk malam hari. Sedangkan perlombaan atletik tingkat lokal, baik persahabatan ataupun kompetisi, biayanya Rp 1 juta saat siang hari, dan Rp 4 juta di malam hari.

Tarif retribusi SBWT. (Foto:Rochim/Tugu Jatim)
Tarif retribusi SBWT. (Foto:Rochim/Tugu Jatim)

Kabid Keolahragaan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Tuban Zaenal Mahtuhien mengatakan, retribusi untuk harga penyewaan stadion sudah diatur dan ada regulasinya.

“11 April, kami buka kembali untuk umum,” kata Zaenal.

Kendati demikian, tetap harus menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan membatasi jumlah yang menggunakannya.

“Karena SBWT juga menjadi rumah isolasi Covid-19. Jika tidak mengganggu jalannya perawatan, beleh dipergunakan,” ungkapnya. (Mochammad Rochim/ln)

  • Bagikan