• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tim PKM Unikama.

Salah seorang warga pelaku industri rumah tangga sentra tusuk sate di Desa Sukolilo, Wajak, Kabupaten Malang, saat sedang memproduksi olahan bambu. (Foto: dok Humas Unikama)

Inovasi Baru Tim PKM Unikama, Bangkitkan Industri Rumah Tangga Olah Bambu Berkonsep Home Creative Industry

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Advertorial, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Tim pengabdian kepada masyarakat (PKM) hasil dari kolaborasi tiga disiplin ilmu yang berbeda di Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menghasilkan sebuah inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Inovasi baru tim PKM Unikama ini pun menggeliatkan usaha industri rumah tangga (IRT).

Tim PKM Unikama terdiri dari Irma Tyasari SE SPd MM PhD sebagai Ketua Tim PKM Unikama, Gaguk Susanto SKo MCs, dan Romia Hari Susanti MPd telah berhasil menggabungkan keahlian dalam bidang akuntansi, sistem informasi, dan pendidikan bimbingan konseling untuk merancang sebuah proyek yang membangkitkan IRT dalam sektor olahan bambu. Proyek ini dibiayai oleh Hibah PKM Kemenristekdikti TA 2023.

You might also like

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

13/06/2026 2:25 PM
Gus Fawait.

Sandang Gelar Doktor, Disertasi Gus Fawait Soroti Peran Belanja Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi

13/06/2026 12:15 PM

Olahan bambu merupakan salah satu bentuk pemanfaatan sumber daya alam yang melimpah di Kabupaten Malang dan produk unggulan dalam subsektor industri kreatif Indonesia. Namun, pandemi global telah memberikan tantangan besar pada sebagian besar sektor ekonomi, termasuk IRT di wilayah Pring Makmur, Kabupaten Malang.

“Seiring dengan adanya pandemi, permintaan akan produk olahan bambu seperti tusuk sate meningkat, terutama dengan munculnya usaha-usaha mikro baru di bidang kuliner rumahan. Namun, kendala-kendala seperti keterbatasan jumlah pekerja, alat produksi yang terbatas, dan manajemen usaha yang masih bersifat tradisional mengakibatkan produksi tusuk bambu rata-rata kurang dari 250 kilogram per minggu. Sedangkan permintaan pasar mencapai lebih dari 500 kilogram per minggu,” terang Irma Tyasari SE SPd MM PhD.

Inovasi PKM Unikama olahan bambu.
Pelaku industri rumah tangga di Sukolilo Wajak, Kabupaten Malang, mendapatkan bantuan melalui program kemitraan masyarakat yang diusung oleh Unikama. (Foto: dok Humas Unikama)

Dalam mengatasi permasalahan tersebut, Tim PKM Unikama memberikan solusi berupa “micro business integrative solution”. Solusi ini mencakup beberapa aspek penting, termasuk pengembangan teknologi tepat guna (TTG) melalui penyediaan alat produksi, pelatihan, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM), pelatihan digital marketing, desain produk yang beragam, desain kemasan produk yang menarik, pelatihan manajemen keuangan, dan penyelenggaraan pendampingan, serta konsultasi yang diperlukan.

Pendampingan yang diberikan oleh Tim PKM Unikama telah membantu IRT Pring Makmur dalam mengatasi kendala-kendala yang mereka hadapi. Salah satunya adalah penggantian mesin potong dinamo yang sebelumnya hanya memiliki kapasitas 1 PK, dengan mesin berkapasitas 3 PK yang lebih modern.

Selain itu, mereka juga berhasil merancang desain kemasan produk yang menarik dan memasarkan produk mereka dengan lebih efektif. Ketua Tim PKM Unikama menyatakan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memberdayakan masyarakat melalui transfer teknologi kepada IRT, serta memberikan pelatihan dalam berbagai aspek bisnis seperti produksi, Home Creative Industry (HCI), pemasaran digital, keuangan, dan manajemen SDM.

Keberhasilan proyek ini juga mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 2, yaitu memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melaksanakan mata kuliah keahlian melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (MBKM) di luar kampus. Juga IKU 5 terkait luaran pengabdian kepada masyarakat per dosen.

Adanya dukungan dari Tim PKM Unikama, IRT Pring Makmur kini siap untuk menghadapi masa depan yang lebih cerah. Mereka telah menerima pelatihan, bantuan peralatan, dan konsultasi yang akan membantu mereka mengembangkan usaha olahan bambu mereka lebih lanjut.

Harapannya, keberhasilan ini akan menginspirasi sektor industri kreatif lainnya untuk terus berkembang dan berinovasi di tengah tantangan yang ada. (adv)

Writer: Yona Arianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Malang hari iniBerita Kampus UnikamaBerita tim PKM UnikamaInovasi baru UnikamaKabupaten Malang hari iniOlahan bambu di Pring Makmur Malang
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

by Dwi Linda
13/06/2026 2:25 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Kauman, Kota Blitar, kini mencapai progres fisik lebih...

Gus Fawait.

Sandang Gelar Doktor, Disertasi Gus Fawait Soroti Peran Belanja Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi

by Dwi Linda
13/06/2026 12:15 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait resmi menyelesaikan studi doktoralnya di Program Doktor Ilmu Ekonomi Fakultas...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

Jember

Oplah Jangkau 12 Ribu Hektare, Jember Genjot Produksi Pangan Lewat Modernisasi Pertanian

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:00 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat sektor pertanian melalui program Optimalisasi Lahan (Oplah), Irigasi Perpompaan (Irpom), serta modernisasi...

Next Post
Kerawanan pemilu.

Peta Kerawanan Pemilu 2024, Kapolres Sebut di Tuban Tak Ada Zona Merah

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID