• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Insiden ledakan mortir TNI.(Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Ketua Pansus DPRD Kabupaten Pasuruan Eko Suryono (tengah) saat menemui awak media pada Senin (25/04/2022). (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Insiden Ledakan Mortir TNI, Pansus DPRD Kabupaten Pasuruan Evaluasi Latihan Tempur di Pemukiman Warga

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Insiden ledakan mortir TNI yang nyasar hingga merusak 3 rumah warga di Desa Balunganyar, Kecamatan Lekok, mendapat kecaman dari pansus DPRD Kabupaten Pasuruan. Ketua Pansus DPRD Kabupaten Pasuruan Eko Suryono menilai jika insiden di pemukiman warga itu termasuk pelanggaran berat.

Apalagi bukan sekali dua kali terjadi insiden konflik agraria yang melibatkan warga yang tinggal di area Pulatpur Marinir 3 Grati Pasuruan.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

“Dua tahun lalu, ada warga Lekok yang pelipis matanya tertembak peluru nyasar. Pada 2021, juga ada pemuda Desa Pasinan yang betisnya kena peluru. Terbaru, ada insiden ledakan mortir TNI di rumah warga, ini sudah pukulan telak,” ujar Eko saat konferensi pers pada Senin (25/04/2022).

Anggota dewan Fraksi Nasdem ini menyarankan pihak TNI-AL bisa menghentikan latihan tempurnya, terutama di sekitar area yang dekat dengan pemukiman warga. Menurut dia, meski tak ada korban jiwa dalam insiden ledakan mortir TNI yang nyasar tersebut, tapi warga telah dirugikan baik secara psikis maupun materiil.

“Mortir itu kena rumah, ya rumah itu sama saja dengan manusianya. Saya harap bisa ditarik dan sudah tidak latihan lagi di wilayah konflik agraria. Karena TNI itu sejatinya harus melindungi rakyatnya,” ungkapnya.

Pansus DPRD Kabupaten Pasuruan juga meminta agar Pemkab Pasuruan turut serta hadir dalam menyelesaikan konflik agraria yang sudah bertahun-tahun terjadi di 10 desa di Kecamatan Lekok. Lantaran semenjak konflik agraria, Eko menilai warga setempat telah dibatasi hak-haknya. Termasuk dalam menerbitkan dokumen kependudukan, mendirikan bangunan, serta membuat instalasi listrik dan air.

“Pemerintah daerah seharusnya hadir memberikan keprihatinan. Warga kami sedang berduka. Kami harap tidak ada lagi latihan yang membahayakan masyarakat. Kami pansus akan merampungkan rekomendasi untuk solusi kedua belah ke pemerintah pusat,” ujarnya.

Pasca Ledakan Mortir TNI di Pasuruan, Korps Marinir Evaluasi Keamanan Latihan Tempur

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Aksi kecaman insiden ledakan mortir TNIBerita mortir TNI meledakInsiden ledakan mortir TNIKabupaten Pasuruan hari iniKorban ledakan mortir TNIKorban ledakan mortir TNI di PasuruanKorban ledakan mortir TNI sepakat berdamaiLedakan mortir nyasarMortirMortir nyasar ke rumah warga PasuruanMortir nyasar milik TNIPansus DPRD Kabupaten PasuruanPasca ledakan mortir TNIPasca ledakan mortir TNI di PasuruanPeristiwa mortir TNI meledak
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Pegawai honorer.(Foto: Pixabay/Tugu Jatim)

Gigit Jari! Pegawai Honorer Tuban Tak Dapat THR Lebaran 2022

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID