IPNU dan IPPNU Trenggalek Serius Jaring Gagasan Pelajar untuk Tingkatkan SDM

  • Bagikan
Acara penjaringan gagasan pelajar yang digelar oleh IPNU & IPPNU Kabupaten Trenggalek, Senin (22/3/2021). (Foto : Zamz/Tugu Jatim)
Acara penjaringan gagasan pelajar yang digelar oleh IPNU & IPPNU Kabupaten Trenggalek, Senin (22/3/2021). (Foto : Zamz/Tugu Jatim)

TRENGGALEK, Tugujatim.id – Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Trenggalek memiliki cara sendiri untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia masyarakat. Berbekal kesadaran serta perubahan perilaku yang dihadapai di masa pandemi Covid-19, Senin (22/3/2021) ini IPNU dan IPPNU Trenggalek  melakukan penjaringan gagasan pelajar.

Sebagai informasi, agenda penjaringan gagasan tersebut merupakan hajat pra-Konferensi Cabang IPNU ke-XIX dan IPPNU XVII Kabupaten Trenggalek.

Sumbangan Kemanusiaan Gempa Malang

Terkait penjaringan gagasan tersebut, Uliyatun Ni’mah, Divisi Jaringan Komunikasi dan Informatika IPNU dan IPPNU Trenggalek menuturkan bahwasanya hal tersebut merupakan bentuk perhatian mereka terhadap pelajar Kabupaten Trenggalek. Di mana pelajar juga dinilai memiliki peran penting untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Kabupaten Trenggalek.

“Selain dari gagasan yang kami jaring ini untuk progam kerja IPNU & IPPNU, kita juga akan jadikan buku dan paling tidak untuk implementasinya jelas, sebagai bentuk pengabdian terhadap pengembangan Sumber Daya Manusia,” tutur Uliyatun Ni’mah

Gagasan yang masuk dalam ajang penjaringan gagasan IPNU & IPPNU 19 gagasan dari 11 delegasi, dengan tema “Pelajar Konsisten dan Kolaboratif untuk IPNU & IPPNU Produktif” penjaringan gagasan tersebut juga sangat berkontribusi dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026 yang dicanangkan Bupati Trenggalek Mochamad Nurarifin (Gus Ipin) dalam penununjang “Sustaineble City” 2030 mendatang.

“Dalam tema yang kami angkat memiliki beberapa sub-tema yang kami fokuskan untuk kami jaring gagasannya ada 4 sub-tema yaitu, organisasi, pengkaderan, kecakapan hidup dan sosial budaya,” tambahnya.

Dalam penjaringan ini tentunya dalam fase berproses untuk mewujudkan pelajar yang ‘berperan bukan baperan’ menuju Trenggalek yang Maju Ekonominya Rakyatnya Kreatif Ekositem Terjaga (MEROKET). (Zamz/gg)

  • Bagikan