• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pekerja mengecek kondisi soko guru setelah kembali berdiri tegak. Foto: Hanif Nanda/Tugu Jatim

Pekerja mengecek kondisi soko guru setelah kembali berdiri tegak. Foto: Hanif Nanda/Tugu Jatim

Jaga Nilai Historis, Soko Guru Masjid Agung Darussalam Mojokerto Dipasang Lagi

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Sastra & Budaya
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Bangunan lama dari Masjid Agung Darussalam (Madasa) kini telah rata dengan tanah. Meski demikian, beberapa bagian dari bangunan Madasa lama yang bernilai sejarah tinggi tetap dijaga keutuhannya. Tak hanya itu, bagian tersebut kini mulai dipasang kembali. Salah satunya soko guru.

Soko guru sejumlah empat tiang dipasang kembali di sebelah timur bangunan Madasa baru. Selain soko guru, tangga yang berasal dari bangunan Madasa lama juga turut dihadirkan sebagai penanda bahwa nilai kesejarahan Madasa masih lestari.

You might also like

Malang

Gali Sejarah Teater Malang, DKM Kembali Gelar “SERAT” untuk Jembatani Kreatifitas Lintas Generasi

21/05/2026 3:32 PM
Busana Khas Malang

Kajian Sejarah Busana Khas Malang

11/04/2026 3:25 AM

“Kami melakukan perbaikan masjid ini atas berbagai pertimbangan. Mulai dari historis, agamis, hingga ekonomis, semua kami bahas dan pertimbangkan bersama dengan yayasan,” kata Ketua Yayasan Madasa, Bunawi, pada Jumat (4/8/2023).

Masih kata Bunawi, soko guru yang kini berdiri tegak di sebelah timur Madasa baru ini telah ada sejak jaman Bupati Mojokerto, Kromodjojo Adinegoro III.

Selain soko guru, beberapa ornamen tulisan Arab Pegon juga akan menjadi penghias dari soko guru ini. “Ornamen yang Arab Pegon juga masih kami simpan. Nanti dipasang setelah soko guru sudah beres semua,” beber Bunawi.

Ketua Takmir Madasa, Muhammad Mansyur Thohir mengatakan bahwa pihaknya melakukan perluasan masjid ini mempertimbangkan aspek kapasitas. Dari sebelumnya, Madasa mampu menampung sekitar 400 jemaah, dengan adanya perluasan masjid ini dapat menampung sekitar 5.000 lebih jemaah.

“Apalagi ini ada tiga lantai. Dua lantai untuk ibadah. Lantai paling bawah untuk keperluan umum. Kalau diperluas kan jemaah yang datang semakin banyak nanti,” ucapnya.

Selain menjaga keaslian empat pilar, pihak takmir Madasa berencana menghiasi bagian depan Madasa dengan Al-Qur’an raksasa yang dilindungi dengan kaca. Selain Al-Qur’an, beduk raksasa yang saat ini berada di dalam Madasa akan digeser ke luar masjid. “Termasuk beduk raksasa itu akan kami keluarkan. Kami taruh di luar masjid saja,” imbuh Mansyur.

Mansyur berharap, melalui perluasan masjid ini bisa membuat Madasa menjadi ikon wisata religi baru di Mojokerto. Terlebih, jalur menuju Madasa terbilang dekat dengan beberapa kawasan wisata religi di Bumi Majapahit. “Kalau jemaah habis dari Makam Troloyo kan bisa mampir ke Madasa kalau perluasan sudah selesai,” pungkas Mansyur.

Reporter: Hanif Nanda
Editor: Lizya Kristanti

Tags: berita mojokertoBerita Mojokerto hari iniMasjid Agung DarussalamMasjid Agung Darussalam MojokertoMojokerto
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Malang

Gali Sejarah Teater Malang, DKM Kembali Gelar “SERAT” untuk Jembatani Kreatifitas Lintas Generasi

by Mochamad Abdurrochim
21/05/2026 3:32 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Dewan Kesenian Kota Malang (DKM) kembali menghadirkan ruang diskusi santai bagi para pegiat seni teater lewat agenda...

Busana Khas Malang

Kajian Sejarah Busana Khas Malang

by Darmadi Sasongko
11/04/2026 3:25 AM
0

Tugujatim.id - Kajian Sejarah Busana Khas Malang ditulis oleh Dwi Cahyono, Yayasan Inggil. Identitas sebuah daerah tidak hanya tercermin dari...

DPRD Kota Malang Catat PR Krusial di HUT ke-112, Kemiskinan hingga Banjir Belum Tuntas

Klambi Indis dari Sudut Pandang Seni Kontemporer

by Darmadi Sasongko
10/04/2026 11:05 AM
0

Tugujatim.id - Klambi Indis, dari sudut pandang Seni Kontemporer ditulis oleh Dimas Novib S, Pengurus Dewan Kesenian Malang. Tulisan ini...

Perjalanan Menuju Pertaubatan

Perjalanan Menuju Pertaubatan

by Dwi Linda
22/02/2026 11:43 AM
0

Oleh: Muhammad Mufid, Cerpenis Difabel di Malang Tugujatim.id - Malam sudah larut dan jalanan Kota Jakarta tampak lengang. Lampu-lampu jalan...

Next Post
Unggul FC.

Unggul FC Target Laga Seri Terakhir di Jakarta Ditutup Happy Ending

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID