• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Museum Airlangga.

Sejumlah arca dan artefak kuno koleksi Museum Airlangga Kediri, menjadi saksi bisu kejayaan Kerajaan Dhoho dan Majapahit. (Foto: Screnshoot Ulasan Pengunjung/@Muh_Hafdal_H)

Jajaki Museum Airlangga Kediri, Wisata Sejarah Kerajaan Dhoho lewat Koleksi Arca hingga Artefak

Dwi Linda by Dwi Linda
8 months ago
in Wisata
0
Share on FacebookShare on Twitter

KEDIRI, Tugujatim.id – Bagi pencinta sejarah dan budaya Nusantara, Kota Kediri selalu punya tempat istimewa untuk disinggahi. Salah satu yang paling kuat memancarkan jejak masa lampau adalah Museum Airlangga.

Sebuah museum yang berdiri di kawasan Jl Lingkar Maskumambang, Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Tempat ini menjadi ruang penyimpan jejak peradaban kuno, mulai dari Kerajaan Kediri hingga Majapahit, yang kini dirangkum melalui koleksi artefak autentik bernilai tinggi.

You might also like

Gunung Penanggungan

Mengapa Gunung Penanggungan Disebut Miniatur Mahameru? Ini Sejarah, Bentuk, dan Keistimewaannya

19/07/2026 10:45 AM
Mata Air Jawa Timur

20 Mata Air Jawa Timur Terbesar yang Menjadi Sumber Kehidupan Warga

17/07/2026 6:24 PM

Baca Juga: Jelajahi Sejarah di Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ini Dia Lokasi dan Jam Operasional Terbaru

Museum Airlangga menjadi destinasi edukasi yang menghadirkan pengalaman melihat langsung benda-benda peninggalan kerajaan yang sebagian besar sudah berusia ratusan hingga ribuan tahun. Lingkungan museum yang tenang dan akses tiket yang sangat terjangkau, membuatnya menjadi salah satu lokasi favorit untuk wisata sejarah di Kediri.

Koleksi Bernilai Tinggi dari Masa Klasik Jawa

Memasuki ruang utama museum, pengunjung akan langsung disambut berbagai arca dewa-dewi Hindu yang menjadi saksi perjalanan spiritual dan budaya masyarakat Jawa pada masa kerajaan. Selain arca, museum ini juga menyimpan prasasti, relief manusia, serta gentong batu kuno yang menjadi bukti kuat peradaban klasik yang pernah berkembang di wilayah Dhoho (Kediri).

Dari seluruh koleksi yang ada, jambangan batu menjadi salah satu yang paling menyedot perhatian. Ukurannya besar, terbuat dari batu padat, dan diperkirakan dulu difungsikan untuk menampung air suci dalam ritual istana.

Banyak pengunjung berhenti cukup lama di depannya, mengamati permukaan batu yang kini kusam dimakan waktu, namun tetap memancarkan kekuatan simbolis masa kerajaan.

Tidak hanya artefak, Museum Airlangga juga menghadirkan diorama kehidupan masyarakat Kediri pada era kerajaan. Mulai dari suasana pasar, pertanian, hingga kehidupan kalangan bangsawan, semuanya disajikan dalam bentuk miniatur yang memudahkan pengunjung membayangkan kehidupan masa lampau.

Aktivitas Edukasi untuk Semua Kalangan

Museum ini menawarkan ragam aktivitas yang dapat dinikmati pengunjung segala usia, mulai dari pelajar, peneliti, hingga keluarga. Aktivitas tersebut meliputi:

  • Menjelajahi koleksi arca, prasasti, dan artefak kerajaan.
  • Melihat diorama kehidupan masa Kerajaan Kediri.
  • Belajar sejarah melalui penjelasan singkat di setiap koleksi.
  • Mendokumentasikan koleksi untuk kebutuhan edukasi maupun referensi.

Dengan jam buka pukul 08.00–16.00 WIB, museum ini mudah dikunjungi kapan saja. Harga tiketnya sangat ekonomis, yakni Rp5.000 untuk dewasa dan Rp3.000 untuk anak-anak, membuatnya menjadi salah satu destinasi sejarah paling terjangkau di Kediri.

Review Pengunjung: Koleksi Kaya, Fasilitas Perlu Perhatian

Di Google Review, Museum Airlangga mendapat cukup banyak perhatian. Salah satu ulasan datang dari akun @Ayuning_Dian, yang menuliskan:

“Biaya masuk sangat terjangkau yakni hanya empat ribu rupiah/orang. Koleksinya lumayan lengkap meski masih minim info untuk setiap koleksi. Cocok sekali untuk wisata edukasi anak-anak tapi dengan pengawasan ketat ya karena banyak koleksi sejarah yang tanpa pengamanan memadai soalnya kalau rusak harus mengganti dua milyar lebih,” tulisnya.

Ulasan ini menyoroti dua hal penting: kekayaan koleksi serta minimnya informasi detail pada beberapa artefak. Meskipun menarik, museum ini dinilai masih membutuhkan peningkatan fasilitas pendukung yang dapat memperjelas konteks sejarah setiap artefak.

Dari akun @kudu_iso, komentar berikut turut memperkuat perhatian pada aspek perawatan:

“Museum Airlangga merupakan museum sejarah yang ada di Kota Kediri. Semua warisan sejarah dari Kerajaan Dhoho Kediri semua ada di sini. Museum Airlangga beberapa bangunannya tidak terlalu dirawat serta diperhatikan oleh pemerintah, jadi banyak bangunan yang rusak serta itu bisa membuat barang sejarah bisa rusak,” ujarnya.

Meski demikian, kekayaan artefak yang dimiliki museum ini tetap menjadi daya tarik utama. Banyak pengunjung datang untuk melihat langsung peninggalan sejarah yang jarang ditemukan di tempat lain.

Saran untuk Pengunjung: Pagi Hari Adalah Waktu Terbaik

Bagi yang ingin menikmati pengalaman menjelajahi museum dengan lebih tenang, datanglah di pagi hari. Suasananya lebih lengang, pencahayaan alami lebih nyaman untuk membaca informasi koleksi, dan suasana museum terasa lebih hangat untuk belajar sejarah tanpa terganggu keramaian.

Dengan atmosfer yang tenang dan koleksi yang kaya makna, Museum Airlangga menjadi pilihan tepat bagi siapa pun yang ingin mengenal Kediri lebih dalam — bukan hanya lewat cerita, tetapi melalui benda-benda sejarah yang masih berdiri menjaga kisah masa lalu hingga hari ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Fahmi Irmanto/Magang

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Kediri hari iniKediriKota Kediri hari iniMuseum Airlangga KediriRekomendasi wisata sejarah di KediriWisata sejarah di Kediri
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Gunung Penanggungan

Mengapa Gunung Penanggungan Disebut Miniatur Mahameru? Ini Sejarah, Bentuk, dan Keistimewaannya

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 10:45 AM
0

Tugujatim.id – Di antara deretan gunung di Jawa Timur, Gunung Penanggungan memiliki julukan yang cukup populer, yakni Miniatur Mahameru. Sebutan...

Mata Air Jawa Timur

20 Mata Air Jawa Timur Terbesar yang Menjadi Sumber Kehidupan Warga

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 6:24 PM
0

Tugujatim.id – Jawa Timur dikenal memiliki banyak sumber mata air yang tersebar di berbagai daerah, mulai dari kawasan pegunungan hingga...

Candi Penataran Blitar.

Candi Penataran Blitar, Mahakarya Majapahit yang Masih Menyimpan Misteri

by Dwi Linda
17/07/2026 9:45 AM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Candi Penataran Blitar merupakan situs bersejarah penting di Jawa Timur. Kompleks ini menjadi peninggalan besar dari masa...

Mikutopia Batu.

Mikutopia Batu Hadirkan Paket Pre-Wedding Unik, Berlatar Kastel Jamur dan Sunset Gunung Arjuno

by Dwi Linda
16/07/2026 2:00 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Destinasi wisata Mikutopia di Kota Batu, Jawa Timur, menghadirkan inovasi baru yang unik bagi pasangan yang akan...

Next Post
Tembakau di Kabupaten Malang.

Turun 10 Persen, Hasil Panen Tembakau di Kabupaten Malang Merosot Akibat Cuaca Buruk

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID