Tugujatim.id – Pernah terbayang jajanan asal Indonesia bisa diakui dunia? Selamat, bayanganmu tercapai karena kini jajanan pisang goreng khas Indonesia meraih peringkat 14 dessert terenak sedunia 2026 versi TasteAtlas!
Jajanan pisang goreng menjadi salah satu kuliner asal Indonesia yang turun temurun. Rasa manis dan gurihnya memang sulit dilupakan hingga membuatnya selalu ada di menu jajanan atau gorengan untuk sajian.
Baca Juga: Rengginang Singkong Inovasi Jajanan Renyah Khas Bojonegoro
Jajanan ini juga dapat dinikmati kapan saja dan di mana saja. Bukan cuma nikmat disantap, pisang goreng juga punya cerita unik dan ada teknik khusus agar hasilnya renyah sempurna, loh.
Penasaran kenapa pisang goreng begitu istimewa dan ingin coba membuatnya di rumah? Yuk, simak informasi di bawah ini!
Pisang Goreng Duduki Peringkat 14 Dessert Terenak di Dunia
Pisang goreng merupakan camilan sehari-hari yang umum dikonsumsi di seluruh Indonesia. Pisang goreng juga dikenal dengan nama yang berbeda seperti godoh biu di Bali, gedhang goreng di Jawa, dan pisang epe di Makassar.
Setiap daerah memiliki versi pisang goreng berbeda. Ada yang buahnya langsung digoreng dalam minyak, tetapi lebih sering potongan pisang dilapisi adonan sebelum digoreng hingga keemasan.
Ada juga versi pisang goreng yang lebih rumit disajikan dengan taburan gula bubuk dan kayu manis, disiram cokelat, disajikan dengan selai atau es krim, atau bahkan sambal roa khas Sulawesi.

Hidangan serupa berbahan dasar pisang juga ditemukan di wilayah negara lain di Asia Tenggara seperti Singapura, maruya dari Filipina, dan kuih kodok dari Malaysia. Namun, perpaduan rasa pisang goreng asal Indonesia lebih mudah diadaptasi lidah untuk menciptakan pengalaman dan keunikan rasa.
Berdasarkan penilaian versi TasteAtlas pada 2026, pisang goreng menduduki peringkat 14 dessert terenak di dunia, peringkat 1 dessert terenak di Indonesia, peringkat 2 camilan terenak di Indonesia, dan peringkat 5 hidangan terenak di Indonesia.
Fakta Menarik Pisang Goreng di Indonesia

Selain menduduki berbagai peringkat sebagai camilan terenak di Indonesia maupun di dunia, pisang goreng juga punya fakta menarik, loh. Kamu bisa simak fakta menarik pisang goreng di bawah ini!
1. Adanya Jejak Bangsa Portugis di Balik Pisang Goreng
Pisang goreng dipercaya dibawa bangsa Portugis ke Nusantara pada awal abad ke-16. Sejak itu, masyarakat Indonesia mengadaptasi dengan cara lokal hingga menjadi jajanan khas yang bertahan lintas generasi.
2. Hidangan Sarapan di Zaman Kolonial
Pisang goreng menjadi salah satu hidangan sarapan pada masa Hindia Belanda karena cara pembuatannya praktis dan mengenyangkan.
3. Hidangan Penutup Bangsawan Jawa
Pisang goreng juga sempat menjadi hidangan penutup di lingkungan bangsawan Jawa. Biasanya, jajanan ini disandingkan dengan teh atau kopi di pagi hari.
4. Banyaknya Variasi Pisang Goreng di Indonesia
Beberapa varian pisang goreng di Indonesia yang populer di antaranya pisang goreng tepung, pisang goreng kipas, pisang goreng madu, pisang goreng keju, pisang goreng pasir, pisang goreng wijen, pisang goreng Pontianak, pisang goreng sambal roa dari Manado, pisang epe dari Makassar, molen pisang, hingga sale pisang.
5. Jadi Camilan Sepanjang Waktu di Zaman Ini
Kalau dahulu hanya dinimati saat sarapan saja, kini pisang goreng dapat dinikmati kapan saja. Pisang goreng bukan sekadar dessert, tetapi juga teman ngopi pagi, camilan sore, hingga sajian santai di malam hari.
Cara Membuat Pisang Goreng Renyah dan Lezat

Kalau kamu ingin membuat jajanan pisang goreng yang renyah dan lezat di rumah, tidak perlu bingung. Yuk, intip resepnya di bawah ini!
1. Bahan-Bahan
Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat pisang goreng terdiri dari:
- 10 buah pisang kepok. Pisang jenis ini terkenal karena rasanya manis dan teksturnya padat.
- 250 gram tepung beras
- 3 sdm gula pasir
- ½ sdt garam
- ½ sdt baking powder
- ½ sdt vanili
- ½ butir telur ayam
- Air dingin secukupnya
- Minyak untuk menggoreng
2. Cara membuat
Berikut ini cara membuat pisang goreng yang renyah.
1. Kupas pisang kepok, lalu potong sesuai selera. Potongan yang merata membantu proses pematangan saat digoreng.
2. Campur semua bahan selain pisang kepok dan minyak. Pastikan tidak ada tepung yang menggumpal, tidak terlalu kental, dan tidak terlalu encer.
3. Celupkan pisang kepok ke dalam adonan tepung. Pastikan seluruh permukaan pisang terselimuti adonan.
4. Goreng dalam minyak panas dengan suhu sekitar 180° C hingga berwarna kuning keemasan.
5. Angkat, lalu tiriskan. Pisang goreng siap dihidangkan.
Jika kamu ingin menambahkan variasi rasa, bisa juga diberi topping gula palem, wijen, saus karamel, kayu manis, madu, keju, atau cokelat sesuai selera.
Tips agar Pisang Goreng Tetap Renyah
Kamu membuat pisang goreng crispy, tapi lama-lama jadi lembek? Nih, beberapa tips yang bisa dicoba untuk membuat pisang goreng tetap renyah.
1. Gunakan pisang yang matang tapi tidak lembek agar tidak berair.
2. Gunakan tepung maizena, tepung beras, dan tepung tapioka agar pisang goreng renyah.
3. Tambahkan sedikit air es ke adonan untuk hasil lebih crispy.
4. Jangan menggoreng terlalu banyak sekaligus supaya suhu minyak stabil.
5. Gunakan minyak baru atau bersih agar hasil gorengan tidak cepat lembek.
6. Angkat pisang goreng saat sudah kuning keemasan, jangan terlalu cokelat.
7. Sajikan di wadah terbuka, hindari ditutup agar uap tidak membuat lembek.
Baca Juga: Mengenal Madu Mongso, Jajanan Pasar di Jatim yang Legit dan Melegenda
Pisang Goreng, Cita Rasa Lokal yang Diakui Dunia
Jajanan pisang goreng menjadi bukti bahwa cita rasa lokal Indonesia mampu menembus selera global. Berawal dari jajanan sederhana yang akrab di warung hingga meja rumah, kini pisang goreng diakui sebagai peringkat 14 dessert terenak sedunia berkat perpaduan rasa manis, gurih, dan tekstur renyahnya.
Pengakuan internasional versi TasteAtlas ini sekaligus menegaskan kekayaan kuliner Nusantara yang patut dibanggakan. Dengan bahan sederhana dan cara pembuatan yang mudah, pisang goreng tak hanya lezat disantap, tetapi juga menjadi simbol bahwa kuliner tradisional Indonesia layak mendapat sorotan secara global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Nur Laila Khoriroh
Editor: Dwi Lindawati








