• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Jalur Gumitir Jember.

Pemasangan teknologi anti longsor berupa struktur bronjong kawat baja di area khokap Jalur Gumitir Jember. (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

Jalur Gumitir Jember Diperkuat Teknologi Anti Longsor: Struktur Bronjong Kawat Baja Dipasang di Area Rawan Khokap

Dwi Linda by Dwi Linda
11 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Upaya penguatan infrastruktur jalur Gumitir yang menghubungkan Jember-Banyuwangi, memasuki fase krusial. Implementasi Jalur Gumitir Jember ini memakai teknologi pencegahan longsor di kawasan Khokap kilometer 235+650.

Tim konstruksi kini fokus mengaplikasikan sistem bronjong berbahan kawat baja sebagai solusi inovatif menstabilkan lereng yang sebelumnya mengalami kelongsoran masif. Dari pantauan Tugujatim.id pada Selasa (26/08/2025) aktivitas intensif pemasangan konstruksi anti longsor.

You might also like

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

18/07/2026 6:15 PM
Polres Blitar Kota.

Berkali-kali Tersandung Narkoba, Polisi Senior di Polres Blitar Kota Dipecat

18/07/2026 5:00 PM

Para teknisi merangkai struktur kawat baja berkompartemen yang kemudian dipadatkan dengan material batu fragmentasi. Sebelum instalasi dimulai, tim melakukan ekskavasi tanah hingga kedalaman dua meter untuk menciptakan basis yang solid.

Koordinator lapangan proyek, Muafi, menguraikan bahwa aplikasi teknologi bronjong ini merupakan kelanjutan dari tahapan pengeboran tiang pancang bored pile yang telah diselesaikan. Sebanyak 15 lokasi pengeboran telah dikerjakan dengan variasi kedalaman 12-17 meter.

“Penyelesaian tahap drilling kemudian dilanjutkan implementasi sistem bronjong untuk stabilisasi slope,” jelasnya pada Selasa siang (26/08/2025).

Baca Juga: Jalur Gumitir Ditutup, KA Pandanwangi Tambah 6 Pemberhentian Baru

Muafi menekankan pentingnya presisi dalam pemasangan mengingat lokasi berada di zona geologis yang tidak stabil.

“Rehabilitasi superficial semata tidak akan memberikan durabilitas jangka panjang. Diperlukan reinforcement melalui kombinasi bored pile dan struktur bronjong,” tambahnya.

Untuk mengakselerasi progres konstruksi, kontraktor mengerahkan sepuluh tenaga ahli di lapangan dengan sistem kerja extended hours. Strategi ini diterapkan agar target penyelesaian pemasangan bronjong dapat tercapai sebelum deadline 24 September 2025.

“Pasca tahapan ini, masih tersisa pengerjaan instalasi capping beam di atas struktur bored pile untuk memberikan reinforcement tambahan pada shoulder road,” ungkap Muafi.

Fungsi capping beam adalah sebagai elemen pengikat antar-tiang bored pile untuk mengoptimalkan kapasitas beban dan stabilitas jalur transportasi. Tahapan ini dianggap vital mengingat rute Jalur Gumitir Jember merupakan koridor utama kendaraan komersial bertonase tinggi.

Pemilihan lokasi Khokap untuk implementasi sistem bronjong didasarkan pada riwayat kejadian longsor signifikan yang pernah merusak badan jalan. Insiden tersebut menyebabkan gangguan lalu lintas berkepanjangan dengan kemacetan masif di koridor transportasi regional.

“Mengingat area ini merupakan bekas zone sliding, diperlukan proses backfilling terlebih dahulu sebelum pemasangan struktur. Bronjong berfungsi mencegah pergeseran massa tanah sekaligus memfasilitasi sistem drainase,” papar Muafi.

Dengan elevasi sekitar dua meter, konstruksi bronjong dirancang mampu menahan tekanan massa tanah dan aliran air permukaan. Struktur ini simultan berfungsi sebagai retaining wall untuk mencegah repetisi kejadian longsor di lokasi identik.

Teknologi Bored Pile dan Bronjong Strategis Halau Longsor

Menurut dia, koridor Gumitir memiliki signifikansi strategis sebagai penghubung Kabupaten Jember-Banyuwangi dan gateway menuju Pulau Bali bagi distribusi logistik maupun mobilitas penumpang dari wilayah Jawa Timur bagian barat.

Namun demikian, karakteristik topografi dengan dominasi tikungan ekstrem dan tebing vertikal menjadikan rute ini vulnerable terhadap ancaman longsor, khususnya pada periode musim hujan. Karena itu, proyek penguatan melalui teknologi bored pile dan bronjong dinilai memiliki nilai strategis tinggi.

Muafi mengekspresikan optimisme bahwa pengerjaan di segmen Khokap dapat terselesaikan sesuai timeline yang ditetapkan. Dia juga menjamin seluruh tahapan konstruksi mengikuti standar teknis yang ketat untuk memastikan hasil optimal.

“Ekspektasi kami adalah terciptanya stabilitas jalan yang superior dan eliminasi risiko longsor melalui implementasi sistem bronjong ini,” tegasnya.

Ke depan, partisipasi aktif masyarakat dan road user dalam menjaga kehati-hatian saat traversing Jalur Gumitir tetap diperlukan. Meskipun telah mengalami reinforcement, kondisi geografis alamiah area ini tetap memiliki potensi risiko, terutama saat intensitas curah hujan mencapai level tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Jember hari iniJalur Gumitir Jember-BanyuwangiJemberKabupaten Jember hari iniPenutupan jalur Gumitir
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

by Dwi Linda
18/07/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebuah gang kecil di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, belakangan viral di media sosial karena memiliki...

Polres Blitar Kota.

Berkali-kali Tersandung Narkoba, Polisi Senior di Polres Blitar Kota Dipecat

by Dwi Linda
18/07/2026 5:00 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Seorang anggota Polres Blitar Kota berinisial Aiptu EW resmi dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) karena...

Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

by Dwi Linda
18/07/2026 4:04 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya menata sektor perparkiran dengan penerapan pembayaran non tunai atau digital secara perlahan...

Lapor Cak Eri.

Lapor Cak Eri Terima 9.217 Aduan Warga, Masalah Parkir Jadi Keluhan Terbanyak

by Dwi Linda
18/07/2026 2:06 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Sejak diluncurkan pada pada 11 Mei 2026 lalu, antusiasme warga yang memanfaatkan hotline “Lapor Cak Eri” semakin...

Next Post
SPBU Jenu Tuban.

SPBU Jenu Tuban Dikeluhkan Warga, Pertamina Beri Klarifikasi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID