TUBAN, Tugujatim.id – Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026, pemkab mulai mengencangkan pengawasan harga dan pasokan bahan pokok di pasar-pasar rakyat lewat TPID Tuban.
Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tuban bersama satgas pangan turun langsung ke lapangan untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dan harganya tidak melonjak.
Langkah tersebut diwujudkan melalui inspeksi mendadak (sidak) pasar yang digelar selama dua hari, Rabu hingga Kamis, 4–5 Februari 2026. TPID Tuban menyisir pasar desa hingga pasar daerah yang menjadi pusat perputaran bahan pangan di berbagai wilayah.
Baca Juga: Pemkab Tuban Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak Guna Tekan Harga Jelang Ramadan
Sejumlah pasar menjadi sasaran pemantauan, di antaranya Pasar Tambakboyo, Pasar Bulu Bancar, Pasar Plumpang, Pasar Rengel, Pasar Beji Jenu, Pasar Merakurak, Pasar Baru Tuban, hingga Pasar Karangagung Palang.
Fokus sidak diarahkan pada komoditas bahan pokok penting yang kerap mengalami gejolak harga menjelang Ramadhan, seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, daging ayam, cabai, serta bawang merah dan bawang putih. Selain harga jual, tim juga mengecek kelancaran distribusi dan stok di tingkat pedagang.
Sidak Pasar Langkah Nyata Jaga Stabilitas Ekonomi
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Pemkab Tuban Agus Wijaya menyebutkan, sidak pasar ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi jelang Ramadhan.
“Fokus kami adalah memastikan harga dan ketersediaan bahan pokok tetap stabil, sehingga masyarakat bisa menjalani Ramadhan dengan tenang,” ujar Agus.
Eks Kadis Kopumdag Tuban ini menegaskan, pengendalian inflasi di daerah tidak hanya soal angka statistik, tetapi menyentuh langsung kehidupan sehari-hari masyarakat. Stabilitas harga bahan pokok menjadi faktor penting dalam menjaga daya beli, terutama bagi warga berpenghasilan rendah yang paling rentan terdampak kenaikan harga.
Menurut Agus, inflasi yang tidak terkendali dapat memperberat beban rumah tangga miskin. Karena itu, pemantauan pasar dilakukan lebih intensif menjelang momentum-momentum rawan seperti Ramadhan dan Idulfitri.
Selain memantau harga, TPID Tuban juga mengingatkan pedagang agar tidak melakukan praktik penimbunan yang berpotensi memicu kelangkaan dan lonjakan harga.
Baca Juga: Harga Kedelai Meroket, Pengusaha Tempe di Jember Terpaksa Kurangi Produksi Puluhan Kilogram
“Pemerintah daerah pun telah menyiapkan langkah lanjutan melalui koordinasi dengan Bulog untuk penguatan stok, termasuk opsi operasi pasar apabila kondisi di lapangan membutuhkan intervensi,” ucapnya.
Pemkab Tuban menegaskan komitmennya untuk terus hadir menjaga stabilitas ekonomi lokal. Masyarakat diimbau berbelanja secara bijak dan melaporkan apabila menemukan indikasi harga tidak wajar atau kelangkaan bahan pokok di pasar.
“Dengan pengawasan rutin dan sinergi lintas sektor, Pemkab Tuban berharap gejolak harga menjelang Ramadan dapat ditekan, sehingga kebutuhan dapur masyarakat tetap aman dan terjangkau,”tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








