Jelang Ramadhan, Warga Bojonegoro Jalani Tradisi Ziarah Kubur dan Tabur Bunga - Tugujatim.id

Jelang Ramadhan, Warga Bojonegoro Jalani Tradisi Ziarah Kubur dan Tabur Bunga

  • Bagikan
Ilustrasi kuburan. (Foto: Pexels/Tugu Jatim)

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah tinggal menghitung hari, seperti biasa umat Islam melakukan tradisi ziarah kubur dan tabur bunga yang sudah menjadi ritual dari tahun ke tahun hingga saat ini.

Seperti yang terjadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Sumbang, Kabupaten Bojonegoro, ini. Terlihat banyak masyarakat mulai mendatangi makam dari pagi hingga sore hari dengan membawa bunga tabur. Bunga 3 rupa atau kembang telon yang berisi bunga kantil kenanga dan mawar itu ditaburkan di atas kuburan sanak keluarganya.

“Dari kemarin sudah mulai ramai peziarah, biasanya mereka datang lebih ramai di pagi hari atau sore hari,” jelas Marjani, salah satu penjaga TPU Kelurahan Sumbang, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (10/04/2021).

Masyarakat mendatangi TPU Kelurahan Sumbang, Kabupaten Bojonegoro, untuk melakukan ziarah kubur dan tabur bunga. (Foto: Istimewa/Tugu Jatim)
Masyarakat mendatangi TPU Kelurahan Sumbang, Kabupaten Bojonegoro, untuk melakukan ziarah kubur dan tabur bunga. (Foto: Istimewa/Tugu Jatim)

Marjani juga mengungkapkan bahwa ziarah makam sudah menjadi sunah yang tidak lupa dilakukan oleh umat Islam menjelang bulan suci Ramadhan maupun Hari Raya Idul Fitri. Tujuannya untuk mengirimkan doa bagi keluarga yang sudah meninggal dunia.

“Makam akan lebih ramai jika menjelang H-1 puasa karena peziarah datang untuk mendoakan keluarganya,” tambahnya.

Sementara itu, dia juga menambahkan, peziarah yang datang bukan hanya dari Bojonegoro, tapi dari daerah-daerah lain seperti Sidoarjo.

Pihaknya juga telah mempersiapkan momen menjelang Ramadhan dengan membersihkan dan merapikan makam sehingga tidak ada sampah yang berserakan.

“Kami sudah membersihkan agar tidak ada sampah sehingga peziarah merasa nyaman,” ujarnya.

Sementara itu, Mukolip, salah satu peziarah asal Banjarejo, yang datang bersama suami dan kedua anaknya mengaku jika biasanya dia datang di hari Jumat Pahing. Kali ini dia datang untuk menyambut bulan suci Ramadhan dengan mendoakan keluarganya yang sudah meninggal.

“Biasanya rutin datang di Jumat Pahing, kali ini datang karena mau Ramadhan,” katanya.

  • Bagikan