• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Jembatan Bokwedi Pasuruan

Menteri PU, Dody Hanggodo meninjau langsung proyek Jembatan Bokwedi Pasuruan, yang ditergetkan rampung sebelum Nataru 2026 untuk mengatasi banjir Kali Petung tahunan. (Foto : dok. Isttimewa)

Jembatan Bokwedi Pasuruan Ditinggikan, Menteri PU Target Rampung Sebelum Nataru 2026

Mochamad Abdurrochim by Mochamad Abdurrochim
2 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung proyek penggantian dan peninggian Jembatan Bokwedi Pasuruan, Minggu (17/05/2026). Proyek tersebut dipercepat sebagai upaya mengatasi banjir tahunan Kali Petung yang selama ini kerap mengganggu jalur vital Pantura.

Dalam kunjungannya, Menteri PU menegaskan peninggian jembatan di Jalan Ir H Juanda, Kota Pasuruan ini menjadi langkah penting karena kondisi sungai saat ini semakin menyempit dan dangkal akibat sedimentasi. Kondisi tersebut diperparah dengan kiriman material kayu dan sampah dari wilayah hulu saat hujan deras terjadi.

You might also like

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

18/07/2026 6:15 PM
Polres Blitar Kota.

Berkali-kali Tersandung Narkoba, Polisi Senior di Polres Blitar Kota Dipecat

18/07/2026 5:00 PM

“Jembatan ini memang harus ditinggikan karena kondisi sungai mulai menyempit dan mendangkal. Saat hujan deras di wilayah hulu, air membawa material kayu dan sampah yang akhirnya menyumbat aliran sungai,” ujar Dody di lokasi proyek.

Antisipasi Banjir dan Sumbatan Sungai

Menurut Dody, jika jembatan dan jalur rel kereta api di sekitar lokasi tidak segera ditinggikan, material sampah akan terus menumpuk dan menyebabkan aliran sungai tersumbat. Akibatnya, air meluap hingga merendam jalan nasional serta kawasan permukiman di sekitarnya.

Saat ini, pembersihan area kanan dan kiri sungai juga mulai dilakukan untuk memperlancar aliran air menuju hilir.

“Dengan ditinggikannya jembatan ini, kita ingin menghindari sumbatan agar air sungai tetap bisa mengalir lancar,” katanya.

Baca Juga : Jalur Pantura Pasuruan Langganan Banjir, Sungai Petung Dinormalisasi

Proyek Dimulai Setelah Arus Mudik Lebaran

Pengerjaan fisik proyek Jembatan Bokwedi telah dimulai sejak awal April 2026. Kementerian PU sengaja memulai pekerjaan setelah momentum mudik Lebaran agar tidak mengganggu mobilitas masyarakat di jalur Pantura.

Sebelumnya, proyek tersebut diperkirakan rampung pada September hingga Oktober 2026 sesuai target dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali.

Namun, pemerintah kini berupaya mempercepat pengerjaan agar dampak kemacetan akibat penutupan total jalur bisa segera teratasi.

Ditargetkan Bisa Dilalui Saat Nataru

Menteri Dody memastikan pemerintah menargetkan Jembatan Bokwedi Pasuruan sudah dapat difungsikan sebelum libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.

“Insyaallah saat momentum Natal dan Tahun Baru nanti, jembatan ini sudah bisa dilewati dan berfungsi penuh,” tegasnya.

Kementerian PU juga mengapresiasi dukungan masyarakat, kepolisian, dan Dinas Perhubungan yang ikut mengawal rekayasa lalu lintas selama proyek berlangsung.

Pembangunan ulang Jembatan Bokwedi diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi banjir di kawasan Kali Petung sekaligus memperlancar distribusi logistik nasional di jalur utama Jawa Timur.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di   Google News Tugujatim.id

 

Editor: Mochamad Abdurrochim

Tags: berita Pasuruanberita Pasuruan hari iniJembatan Bokwedi PasuruanMenteri PU Dody HanggodoNataruPasuruan
Mochamad Abdurrochim

Mochamad Abdurrochim

Related Stories

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

by Dwi Linda
18/07/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebuah gang kecil di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, belakangan viral di media sosial karena memiliki...

Polres Blitar Kota.

Berkali-kali Tersandung Narkoba, Polisi Senior di Polres Blitar Kota Dipecat

by Dwi Linda
18/07/2026 5:00 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Seorang anggota Polres Blitar Kota berinisial Aiptu EW resmi dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) karena...

Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

by Dwi Linda
18/07/2026 4:04 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya menata sektor perparkiran dengan penerapan pembayaran non tunai atau digital secara perlahan...

Lapor Cak Eri.

Lapor Cak Eri Terima 9.217 Aduan Warga, Masalah Parkir Jadi Keluhan Terbanyak

by Dwi Linda
18/07/2026 2:06 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Sejak diluncurkan pada pada 11 Mei 2026 lalu, antusiasme warga yang memanfaatkan hotline “Lapor Cak Eri” semakin...

Next Post
Kuliner Malang Legendaris

Bukan Cuma Bakso, 5 Kuliner Malang Legendaris Ini Wajib Dicoba Long Weekend Idul Adha

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID