JEMBER, Tugujatim.id – Satlantas Polres Jember akan menutup total Jalur Gumitir mulai dini hari 24 September pukul 00.00 WIB hingga sekitar bulan Desember 2024. Penutupan ini dilakukan untuk perbaikan jalan sepanjang 115 meter di kilometer 233+500 yang mengalami kerusakan parah.
Ipda Oeny Angga Mahendra, Kepala Unit Turjawali Satlantas Polres Jember, menjelaskan bahwa persiapan penutupan akan dimulai pada pukul 23.00 WIB, dan penutupan total akan berlaku mulai pukul 00.00 WIB.
“Penutupan akan dilaksanakan di empat titik, baik di sisi barat maupun timur. Total ada 10 titik pemasangan rambu-rambu, mulai dari pintu tol Probolinggo Timur sampai dengan pintu jalur alternatif yang dekat dengan kampus,” ungkap Ipda Oeny saat ditemui dI jalur Gumitir pada Kamis (23/7/2025).
Pihak kepolisian memberikan himbauan tegas kepada masyarakat untuk tidak menggunakan jalur alternatif Gumitir, yaitu Tanah Manis. Melihat kondisi jalan yang minim penerangan dan bebatuan, sehingga membuat jalur ini tidak direkomendasikan.
“Di jalur Tanah Manis itu jalanya bebatuan dan tidak direkomendasikan bagi pengendara. Karena jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, proses evakuasi pun akan sulit dilakukan,” jelas Ipda Oeny.

Selain itu, jalur tersebut memiliki lebar yang terbatas, khususnya bagi kendaraan roda empat jika berbarengan salah satunya harus menepi terlebih dahulu. Ipda Oeny juga mengatakan, selain jalur alternatif Tanah Manis, jalur Ijen juga tidak direkomendasikan.
“Kami menghimbau masyarakat agar tidak menggunakan kedua jalur alternatif tersebut, karena kondisi jalan yang kurang memadai dan berpotensi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Ipda Oeny.
Setidaknya, Petugas dari Polres Jember akan disiagakan untuk menjaga penutupan total dan mengantisipasi kemungkinan ada pengendara yang mencoba menerobos.
BACA JUGA: Jalur Gumitir Jember-Banyuwangi Ditutup Total Mulai Tengah Malam untuk Perbaikan Infrastruktur
“Sudah ada koordinasi dengan polres jajaran untuk menghimbau terkait kendaraan-kendaraan besar agar tidak melewati jalur ini,” tegas Ipda Oeny.
Keputusan penutupan jalur alternatif Gumitir diambil karena tingginya intensitas kecelakaan lalu lintas, khususnya truk terguling, dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi jalan yang rusak parah menjadi penyebab utama seringnya terjadi kecelakaan di ruas jalan tersebut.
“Memang dalam beberapa bulan ini intensitas terjadinya truk terguling itu cukup besar. Oleh karenanya kami mendapatkan respon untuk dilakukan perbaikan,” jelasnya.
BACA JUGA: Stok dan Harga Elpiji di Jember Aman Meski Distribusi Terhambat Penutupan Jalur Gumitir
Pengerjaan perbaikan jalan akan dilakukan dalam beberapa tahap:
- Tahap 1 (2 bulan pertama): Penutupan total untuk pemasangan bor pile dan perbaikan struktur jalan
- Tahap 2 (hingga Desember): Sistem buka tutup selama proses penyelesaian akhir
Masyarakat diimbau untuk mencari rute alternatif lain dan mengikuti arahan petugas yang berjaga di lokasi. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui petugas Satlantas Polres Jember yang ditempatkan di berbagai titik penjagaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








