Jokowi Minta Menkes agar Vaksinasi COVID-19 Selesai Kurang dari Setahun

  • Bagikan
Jokowi secara tegas menyatakan bahwa vaksin COVID-19 bakal diberikan gratis kepada masyarakat.
Jokowi secara tegas menyatakan bahwa vaksin COVID-19 bakal diberikan gratis kepada masyarakat. (Foto: Instagram Jokowi)

JAKARTA, Tugujatim.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, agar durasi vaksinasi corona di Indonesia bisa dipersingkat. Ia menyatakan telah menawar agar proses vaksinasi bisa dilakukan kurang dari satu tahun.

Jokowi, menyatakan bahwa berdasar perkiraan kasar, proses vaksinasi corona di seluruh dunia akan selesai dalam waktu 3,5 tahun.

Sumbangan Kemanusiaan Gempa Malang

“Tapi di negara kita, inyaallah, kemarin saya mendapatkan informasi, hitung-hitungan dari Pak Menteri (Kesehatan), 15 bulan. Tapi masih saya tawar kurang dari setahun harus selesai.” terangnya Jokowi saat acara penyerahan sertifikat tanah secara virtual di Istana Negara, Selasa (5/1/2021) siang.

Baca Juga: Apa Anda Sudah Terdaftar sebagai Penerima Vaksin COVID-19? Yuk, Cek Situs Ini!

Ia menyatakan bahwa semua elemen memang harus saling mendukung untuk mensukseskan program vaksinasi nasional ini. Sebab, dengan semakin cepatnya proses vaksinasi corona, ia beraharap pertumbuhan ekonomi dan aktivitas masyarakat juga pulih kembali.

“Ini kita memang harus bekerja keras agar pandemi ini segera bisa kita atasi dan selesai, kita pulih normal kembali, beraktivitas normal seperti biasanya. Saya kira harapan kita semuanya itu,” terang Jokowi.

Meski demikian, Jokowi tetap mengimbau agar masyarakat tetap peduli terkait protokol kesehatan meski proses vaksinasi sudah berjalan.

“saya tetap titip kepada kita semuanya, untuk menyampaikan juga ke saudara dan tetangga-tetangga kita, rekan-rekan kita, kawan-kawan kita. Meskipun vaksinasi minggu depan sudah dimulai, saya minta untuk tetap kita waspada. Tidak lengah. Disiplin terhadap protokol kesehatan (pakai masker, cuci tangan, tidak ke tempat-tempat kerumunan/jaga jarak), karena kuncinya ada di situ sampai nanti vaksinasi ini selesai,” pungkasnya. (gg)

  • Bagikan