• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pemberitaan Ramah Anak

Pemberitaan Ramah Anak: Aan Hariyono, Korbid Pengawasan Isi Siaran, KPID Jawa Timur, sekaligus pemerhati Jurnalisme Anak

Jurnalis di Tuban Dapat Bekal Pengetahuan Seputar Pemberitaan Ramah Anak

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
9 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id –  Jurnalis di Tuban dapat bekal pengetahuan seputar Pemberitaan Ramah Anak melalui pelatihan Advokasi Jurnalisme Ramah Anak untuk Mendukung Terwujudnya Kabupaten Layak Anak (KLA) di Gedung Lantai III MPP Tuban, Selasa (16/09/2025).

Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinsos P3A dan PMD Tuban untuk mengajak insan pers agar lebih peka dalam menulis isu anak, serta mendorong lahirnya pemberitaan yang edukatif dan melindungi.

You might also like

DPRD Kota Malang

DPRD Kota Malang Klaim Sudah Kirim Aspirasi Mahasiswa ke Pusat, Respons Tuntutan Penghentian MBG di Demo Rabu, Berbeda!

17/06/2026 11:17 PM
IJTI

Mohamad Mahrus Terpilih Aklamasi Pimpin IJTI Pantura Raya Periode 2026-2029

17/06/2026 10:58 PM

Tuti Musyarofah, Perwakilan Dinsos P3A dan PMD Tuban menyebutkan, media adalah pilar penting demokrasi. Karena itu, jurnalis diharapkan mampu menyajikan informasi akurat sekaligus menjaga kepentingan terbaik bagi anak.

“Harapannya, dengan pemberitaan ramah anak, kita bisa mendukung ekosistem yang sehat bagi tumbuh kembang mereka. Anak harus terlindungi dari diskriminasi, eksploitasi, maupun kekerasan, termasuk dalam bentuk pemberitaan media,” ungkapnya.

Pemberitaan Ramah Anak
Pemberitaan Ramah Anak: Aan Hariyono, Korbid Pengawasan Isi Siaran, KPID Jawa Timur, sekaligus pemerhati Jurnalisme Anak.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024 mencatat Jumlah anak di Indonesia mencapai 79,48 Juta jiwa atau sepertiga dari total penduduk. Anak sendiri adalah aset besar bangsa, sekaligus kelompok yang paling rentan. Kerentanan itu termasuk dalam ranah media, di mana pemberitaan yang tidak tepat bisa menimbulkan trauma bagi anak.

Tuti menegaskan, praktik jurnalisme ramah anak bukan pilihan, melainkan kewajiban. Regulasi pun sudah jelas mengatur, mulai dari UU Perlindungan Anak, UU Pers, Kode Etik Jurnalistik, hingga indikator Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA).

Tujuan kegiatan ini, lanjut Tuti, adalah memberikan pemahaman kepada insan media mengenai prinsip jurnalisme ramah anak. Selain itu, juga memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah, Media Massa dan stakeholder lain dalam mendukung KLA.

“Ke depan, media diharapkan menyusun komitmen sederhana, misalnya tidak menyebut identitas anak korban, menggunakan bahasa yang ramah, serta menghadirkan konten positif yang mendidik,” tambahnya.

Lewat kegiatan ini diharapkan lahir kesadaran kolektif bahwa media tidak sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga berperan menjaga masa depan generasi penerus.

“Jurnalisme ramah anak adalah bagian dari upaya kita menjadikan Tuban sebagai Kabupaten Layak Anak. Mari bersama-sama menciptakan pemberitaan yang aman, positif, dan berpihak pada anak,” tandasnya.

Pemberitaan Ramah Anak 2
Pemberitaan Ramah Anak: Aan Hariyono, Korbid Pengawasan Isi Siaran, KPID Jawa Timur, sekaligus pemerhati Jurnalisme Anak

Korbid pengawasan Isi Siaran, KPID Jawa Timur, sekaligus pemerhati jurnalisme anak, Aan Hariyono menyebut dunia media saat ini tengah berada dalam ‘turbulensi media’ atau kondisi tidak stabil. Perubahan cepat, tekanan bisnis, hingga derasnya arus informasi media sosial membuat publik sering kesulitan membedakan antara berita kredibel dan konten biasa.

“Masyarakat butuh produk jurnalistik yang benar-benar bisa dipercaya. Dalam konteks anak, jurnalis harus ekstra hati-hati, sebab kesalahan sekecil apa pun bisa berdampak besar pada psikologis mereka,” ujarnya.

Banyak isu anak justru luput dari pemberitaan karena wartawan hanya menyoroti kasus menonjol. Padahal, isu tentang kesehatan mental, pendidikan, hingga perlindungan hak-hak anak tetap penting untuk diangkat meski tanpa peristiwa besar.

Pria kelahiran Kabupaten Gresik ini menekankan, wartawan memang tunduk pada Kode Etik Jurnalistik. Namun, untuk isu spesifik seperti anak dan perempuan diperlukan pemahaman tambahan.

“Kalau jurnalis memahami hak-hak anak, maka isu anak akan selalu menarik untuk diberitakan. Tidak harus menunggu ada kasus kekerasan atau kriminalitas dulu,” tegasnya.

Aan juga menyinggung soal isu kesehatan mental yang kini semakin krusial. Media dituntut menyajikan informasi secara tepat, agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi anak dan remaja yang membacanya.

“Ini juga menjadi tanggungjawab kita bersama, dalam memberikan informasi yang ramah anak,”tutupnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Mochamad Abdurrochim

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: jurnalisJurnalismeKabupaten TubanP3A dan PMD TubanPemberitaan Ramah AnakTuban
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

DPRD Kota Malang

DPRD Kota Malang Klaim Sudah Kirim Aspirasi Mahasiswa ke Pusat, Respons Tuntutan Penghentian MBG di Demo Rabu, Berbeda!

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 11:17 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – DPRD Kota Malang mengklaim telah meneruskan aspirasi mahasiswa yang disampaikan dalam aksi #IndonesiaGawatDarurat pada 15 Juni 2026...

IJTI

Mohamad Mahrus Terpilih Aklamasi Pimpin IJTI Pantura Raya Periode 2026-2029

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 10:58 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Mohamad Mahrus terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Pantura Raya periode 2026-2029...

Malang

Donatur Kolektif Kembali Buka Posko Logistik di Aksi DPRD Kota Malang, Angkat Pesan ‘Makanan Beneran Gratis’

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 9:47 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Komunitas Donatur Kolektif kembali membuka posko logistik untuk mendukung peserta aksi yang digelar di depan Gedung DPRD...

Surabaya

Di Tengah Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Surabaya, Pedagang Minuman dan Es Raup Berkah

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 7:36 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Aksi demonstrasi yang digelar Aliansi BEM Surabaya (ABS) di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (17/06/2026), tidak...

Next Post
Kemerdekaan

Daftar Negara Punya Hari Kemerdekaan Setiap September

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID