• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Megaproyek kereta gantung.(Foto: M. Ulul Azmy/Tugu Malang)

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. (Foto: M. Ulul Azmy/Tugu Malang)

Kabar Terbaru! Fakta Megaproyek Kereta Gantung di Kota Batu

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BATU, Tugujatim.id – Megaproyek kereta gantung di Kota Batu, Jatim, menemui fakta baru. Wacana pembangunan kereta gantung (cable car) ini ternyata tak lagi ada sangkut pautnya dengan Pemkot Batu. Kok bisa?

Berdasarkan informasi yang dihimpun, megaproyek kereta gantung ini juga tidak lagi dicanangkan dalam rencana pembangunan jangka menengah (RPJMD) Kota Batu. Sebab, banyak kendala terjadi soal masalah regulasi dan perizinan hingga membuat megaproyek ini gagal terealisasi selama bertahun-tahun.

You might also like

Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari.

15 Armada Siap Mengaspal, Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari Beroperasi Oktober 2026

15/06/2026 3:43 PM
Tuban

Pria Paruh Baya di Tuban Ditemukan Bersimbah Darah, Polisi Buru Pelaku Penganiayaan

15/06/2026 12:30 PM

Pembangunan megaproyek itu kini di tangan PT Among Tani Indonesia bekerja sama dengan Doppelmayr, perusahaan asal Austria. Bahkan, pembangunannya digadang-gadang akan dimulai pada 8 Agustus 2022.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko membenarkan bahwa saat ini kendali pembangunan megaproyek kereta gantung itu sudah dipegang perusahaan swasta.

”Sekarang Pemkot Batu sudah tidak ada lagi urusan dengan itu. Proyek ini adalah proyek swasta. Kalau sekarang itu benar bisa digagas, saya kira akan jadi pencapaian luar biasa. Yang jelas kami saja yang urus itu bertahun-tahun tidak tembus,” kata Bude, sapaan akrabnya, pada Senin (06/06/2022).

Bude melanjutkan, proyek prestisius itu memang digadang-gadang bisa menambah pundi-pundi pendapatan asli daerah (PAD). Dia mengatakan, jika itu terealisasi, tambahan PAD bisa tembus hingga 10 persen.

Meski begitu, Bude menggarisbawahi Pemkot Batu tidak mengambil sepeser pun keuntungan dari kereta gantung itu nantinya. Sebab, proyek itu sepenuhnya milik swasta, begitu juga pengelolaannya yang bisa dimiliki masyarakat umum.

”Kami tidak ada bagi hasil. Itu murni swasta dan (sahamnya) dimiliki masyarakat umum. Seperti contohnya Selecta itu kan dimiliki 1.000 orang. Hasilnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata dia.

Komisaris Utama PT ATI Tommy B. Satrio mengatakan hal serupa. Megaproyek ini sudah tidak ada lagi kaitannya dengan rencana sebelumnya yang ada pada RPJMD Pemkot Batu. Jadi, nanti dalam penggarapannya sudah tidak lagi memakai dana APBD maupun APBN.

”Sistem pendanaan seperti misi awal, kepemilikan bersama. Sistemnya bisa seperti koperasi atau badan hukum lain seperti CV. Misal di Kota Batu ada 24 desa/kelurahan, ya nanti akan ada 24 koperasi, jadi di setiap desa/kelurahan punya sendiri-sendiri,” paparnya.

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Berita pembangunan kereta gantungFakta kereta gantung Kota BatuKereta gantungKereta gantung di Kota BatuKereta gantung Kota BatuKota Batu hari iniMegaproyek kereta gantungPembangunan kereta gantung
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari.

15 Armada Siap Mengaspal, Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari Beroperasi Oktober 2026

by Dwi Linda
15/06/2026 3:43 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Kabar baik bagi masyarakat Malang Raya, khususnya pengguna transportasi umum. Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah mempersiapkan penambahan...

Tuban

Pria Paruh Baya di Tuban Ditemukan Bersimbah Darah, Polisi Buru Pelaku Penganiayaan

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 12:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Seorang pria paruh baya di Kabupaten Tuban ditemukan tergeletak di tanah dengan kondisi bersimbah darah usai diduga...

Cuaca di Jawa Timur

Kabut, Hujan Ringan, dan Dominasi Cerah Warnai Cuaca di Jawa Timur Senin 15 Juni 2026.

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 9:40 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (15/06/2026) menunjukkan variasi kondisi yang cukup kontras, mulai dari kabut, udara kabur,...

Tuban

Harga Pertamax Naik, Nelayan Tuban Khawatir Pertalite Langka

by Mochamad Abdurrochim
14/06/2026 12:27 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Kenaikan harga Pertamax mulai memicu kekhawatiran di kalangan nelayan Kabupaten Tuban. Mereka cemas perpindahan pengguna Pertamax ke...

Next Post
Penghapusan tenaga honorer.(Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Wacana Penghapusan Tenaga Honorer pada 2023, Sutiaji Minta Pemerintah Pusat Lebih Bijak Ambil Keputusan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID