• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Peternak ayam di Kota Batu tengah mengambil hasil produksi telur ayam di kandang.

Peternak ayam di Kota Batu tengah mengambil hasil produksi telur ayam di kandang. (Foto: Azmy/Tugu Malang)

Peredaran Telur Infertil Marak, Pemkot Batu Dinilai Lembek soal Aturan

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota Batu dinilai lembek dalam menegakkan aturan bagi peredaran telur infertil. Jika dibiarkan bisa jadi mengganggu harga pasar dan kesehatan masyarakat. Penilaian ini dikemukakan oleh Ludi Tanarto, penasehat Kelompok Peternak Ayam Petelur di Kota Batu.

Semestinya, menurut Ludi, Pemkot Batu bisa lebih tegas lagi karena aturannya sangat jelas yaitu Permentan Nomor 32 Tahun 2017 tentang Penyediaan, Peredaran dan Pengawasan Ayam Ras dan Telur Konsumsi.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

Pada pasal 13 dijelaskan bahwa pelaku usaha integrasi, pembibit GPS, pembibit PS, pelaku usaha mandiri dan koperasi dilarang memperjualbelikan telur infertil (tertunas) untuk dikonsumsi.

”Jadi ada perusahaan besar integrator itu dilarang menjual telur infertil. Perusahaan punya pembibitan ayam yang kemudian bertelur. Nah, telurnya ini yang lali ditetaskan dan dijual ke peternak,” jelas Ludi, Rabu (1/6/2022).

Ketidakstabilan harga telur di pasal, lanjut Ludi, adalah imbas dari ketidaktegasan Pemkot Batu dalam mengatur tata niaga. Banyak peternak di sana yang kesulitan menjual produksinya.

“Kalau pemerintah tegas, ketika ada fluktuasi tidak akan tajam sekali,” ujar pria yang juga menjadi anggota DPRD Kota Batu ini.

Saat ini, harga telur juga mengalami kenaikan di angka Rp 26 ribu. Menurut dia, kenaikan itu sudah terjadi dalam sepekan belakangan dan itu sudah jenuh. Dia memprediksi harga telur akan segera turun karena sudah di titik jenuh.

Meski begitu, kenaikan harga itu dihitung Ludi tidak begitu berpengaruh terhadap pemesanan telur di kandangnya. Berjualan telur kata dia memang tidak selalu stabil. Jadi kadang untung dan rugi kerap dia alami.

”Misal pas turun Rp 12 ribu itu, kan rugi, sekarang naik. Keuntungan waktu harga naik ini yang dipakai untuk menambal kerugian waktu lalu, jadi impas,” katanya.

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Kelompok Peternak Ayam PetelurKota BatuPemkot BatuTelur Infertil
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
Bayi laki-laki. (Foto: Polsek Sumbermanjing Wetan/Tugu Jatim)

Bayi Laki-Laki dalam Kardus Diduga Sengaja Dibuang di Sumbermanjing Wetan Malang, Ari-Ari Masih Menempel saat Ditemukan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID