Kadin Kota Batu Bentuk Call Center Fight Covid-19 untuk Percepat Penanganan Pandemi - Tugujatim.id

Kadin Kota Batu Bentuk Call Center Fight Covid-19 untuk Percepat Penanganan Pandemi

  • Bagikan
Ketua Kadin Kota Batu Endro Wahyu Wijoyono (tengah) usai mendatangkan tabung oksigen di Posko Call Center Fight Covid-19 Kota Batu. (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Ketua Kadin Kota Batu Endro Wahyu Wijoyono (tengah) usai mendatangkan tabung oksigen di Posko Call Center Fight Covid-19 Kota Batu. (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

BATU, Tugujatim.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batu turut terlibat dalam upaya penanganan Covid-19 di kota apel yang kini angka kasusnya masih mengkhawatirkan. Mereka membuka Call Center Fight Covid-19.

Lewat posko terpusat ini, Kadin Kota Batu melayani segala kebutuhan masyarakat terkait penanganan Covid-19 selama 24 jam. Mulai kebutuhan medis, mobil ambulance, tenaga medis, desinfektan, tabung oksigen hingga obat-obatan.

”Lewat Call Center ini diharapkan dapat membantu meringankan beban penanganan Covid-19 di Kota Batu,” kata Ketua Kadin Kota Batu, Endro Wahyu Wijoyono.

Dibentuknya layanan ini tak lepas dari banyaknya permintaan dan masyarakat yang masih bingung mencari informasi. Kebanyakan menanyakan soal ketersediaan tabung oksigen.

Sejauh ini, animo masyarakat memanfaatkan layanan ini sudah mulai meningkat. Dalam sepekan terakhir sudah ada 97 panggilan masuk ke Call Center Fight Covid-19 ini. Beruntung, stok oksigen saat itu masih ada dan langsung terdistribusikan.

Selain itu, posko ini juga terbuka jika ada donatur yang akan menyumbang, baik uang tunai maupun sembako. Nantinya, petugas Call Center yang akan membantu mendistribusikan bantuan itu kepada warga yang membutuhkan.

Tak hanya itu, Kadin Kota Batu juga akan menggandeng tim psikolog untuk memberikan pendampingan kepada pasien atau penyintas Covid-19. Pendampingan akan dilakukan secara rutin untuk mengecek kondisi pasien baik secara kesehatan fisik juga psikologis.

“Tentunya, pasien dan penyintas butuh dukungan psikologis agar bersemangat untuk sembuh. Pendampingan ini sangat penting, nanti kami akan libatkan tokoh masyarakat hingga tokoh agama,” ungkap dia.

Terpisah, Kepala Desa Tulungrejo Suliono sangat mendukung dengan adanya gerakan ini karena turut membantu penanganan Covid-19 di tingkat desa yang selama ini kebingungan mencari informasi layanan kesehatan.

”Dengan penanganan yang baik dari tingkat bawah ini semua pasti akan tertangani dengan baik. Kami dari desa mendukung sekali gerakan ini,” ungkap dia.

  • Bagikan