• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Obat sirup. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Tulisan imbauan larangan penjualan obat sirup atau obat cair ditempel di apotek Gajahmada Prima, Jalan Gajahmada Kota Pasuruan. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Belum Ada Kasus Gagal Ginjal Akut, Kadinkes Pasuruan Larang Anak Demam dan Batuk Konsumsi Obat Sirup 

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Kementerian Kesehatan RI mendeteksi adanya peningkatan kasus gagal ginjal akut anak sejak akhir Agustus 2022 diduga akibat minum obat sirup. Berdasarkan data dari laman Kemkes.go.id, hingga Selasa (18/10/2022), tercatat ada sekitar 206 anak yang didiagnosa penyakit ginjal akut dari 20 provinsi di Indonesia. Di mana 99 anak di antaranya meninggal akibat gagal ginjal akut Progresif Atipikal/Acute Kidney Injury (AKI).

Meski begitu, Dinas Kesehatan Kota Pasuruan belum mendeteksi adanya kasus gagal ginjal anak di wilayah Kota Pasuruan.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

“Sampai hari ini tidak ada (kasus gagal ginjal akut anak),” ujar Kadinkes Kota Pasuruan Dr Shierly Marlena pada Kamis (20/10/2022).

Walaupun belum ada kasus gagal ginjal akut di Kota Pasuruan, Shierly mengungkapkan, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar tetap waspada. Menurut Shierly, sejumlah gejala klinis gagal ginjal akut yang harus diwaspadai justru bermula dari gejala penyakit ringan. Di antaranya, demam dan gejala gangguan pernapasan, seperti batuk dan pilek hingga gangguan pencernaan seperti mual dan muntah.

“Apalagi gejala demam, batuk, pilek, mual, muntah, disertai dengan penurunan produksi urine dalam 24 jam atau tidak ada urine dalam 12 jam,” ungkapnya.

Karena itu, dia meminta apabila ada warga yang mengalami gejala klinis tersebut agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Shierly juga mengimbau warga hingga petugas apotek agar tidak memberikan obat sirup atau obat cair kepada anak yang mengalami gejala gangguan pernapasan atau percernaan. Sebab, dalam beberapa jenis obat sirup atau cair diduga mengandung zat kimia berbahaya berjenis etilen glikol.

Larangan pemakaian obat sirup atau cair ini diatur dalam Surat Edaran (SE) Kemenkes Nomor SR.01.05/III/3461/2022 tentang Kewajiban Penyelidikan Epidemiologi dan Pelaporan Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipikal (Atypical Progressive Acute Kidney Injury) pada Anak.

“Sesuai SE Kemenkes, Dinkes Kota Pasuruan menginstruksikan tenaga kesehatan dan apotek untuk tidak meresepkan dan menjual obat sirup secara bebas sampai dilakukan pengumuman resmi dari pemerintah,” ujarnya.

Tags: Anak alami gagal ginjal akutBerita gagal ginjal akutBerita Kota Pasuruan hari iniGagal ginjal akutKadinkes Kota PasuruanKadinkes Kota Pasuruan larang anak minum obat sirupKasus gagal ginjalKasus gagal ginjal akut pada anakKota Pasuruan hari iniObat sirupObat sirup batukPasien gagal ginjal
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Aksi Aremania. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Selama 1 Jam, Aksi Aremania Diam Bawa Spanduk hingga Gotong Keranda Tragedi Kanjuruhan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID