Kali Pertama, Pemkab Bojonegoro Gelar Musrenbang Khusus Perempuan

  • Bagikan
Kegiatan Musrenbang yang pertama kali digelar khusus untuk perempuan di Pendopo Malowopati Bojonegoro, Minggu (07/03/2021).. (Foto: Humas Pemkab Bojonegoro) tugu jatim
Kegiatan Musrenbang yang pertama kali digelar khusus untuk perempuan di Pendopo Malowopati Bojonegoro, Minggu (07/03/2021).. (Foto: Humas Pemkab Bojonegoro)

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) untuk pertama kalinya mengadakan kegiatan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) khusus Perempuan.

Kegiatan berlangsung di Pendopo Malowopati pada Minggu (07/03/2021) dengan dihadiri oleh 72 orang, yang terdiri dari Forkopimda, akademisi, tokoh perempuan serta organisasi perempuan.

BANNER DONASI

Selain itu, kegiatan ini juga digelar Talkshow dengan menghadirkan narasumber dari Aktivis Emansipasi Wanita di Indonesia Nursyahbani Katja Sungkana, yang juga merupakan Anggota Komisi Nasional Kekerasan Terhadap Perempuan.

Sementara, Kepala Bappeda Anwar Mukhtadlo menyatakan bahwa maksud dan tujuan penyelenggaraan musrenbang ini untuk meningkatkan partisipasi kaum perempuan dalam proses perencanaan pembangunan di Bojonegoro.

“Saran dan ide-ide dari kaum perempuan dapat menjadi solusi terbaik berupa rekomendasi kebijakan maupun program yang terkait dengan persoalan perempuan di berbagai sektor,” ungkap Anwar Mukhtadlo.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Bojonegoro Anna Muawanah juga menyampaikan bahwa kaum perempuan dapat ikut memberikan masukan, kritik serta saran terhadap pembuatan kebijakan pemerintah kabupaten Bojonegoro, terkhusus persoalan tentang perempuan.

“Ini merupakan momentum yang tepat, kira kira seperti apa solusi pemerintah untuk menuntaskan persoalan tentang gender. Salah satu contohnya adalah adanya kebijakan tentang bagaimana peran modin wanita. Kebijakan dari program tersebut ada berkat masukan serta saran dari kaum perempuan juga,” ujar Anna Muawanah.

Ia juga berharap bahwa kaum perempuan dapat berkontribusi penuh baik di sektor politik maupun non politik untuk membantu pembangunan di Bojonegoro. (Mila Arinda/gg)

  • Bagikan