Kapolri Izinkan Acara Musik, Kota Malang Menyambut Baik - Tugujatim.id

Kapolri Izinkan Acara Musik, Kota Malang Menyambut Baik

  • Bagikan
Ilustrasi konser musik. (Foto : Instagram/@godblessrocks) kapolri izinkan acara musik konser musik
Ilustrasi konser musik. (Foto : Instagram/@godblessrocks)

MALANG, Tugujatim.id – Kabar baik disampaikan Menteri Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif (Menparekaf) Sandiaga Uno bahwa izin gelaran event-event musik, budaya hingga olahraga telah mendapat izin Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo. Kota Malang pun menyambut baik kabar ini.

Wali Kota Malang, Sutiaji bahkan menuturkan sudah membolehkan terlebih dulu acara-acara yang sifatnya lebih mengarah ke MICE (Meetings, Incentives, Conferencing, Exhibitions) beberapa bulan terakhir.

Dengan adanya kabar ini, kegiatan lain seperti event musik, budaya hingga olahraga pun bisa ikut bernafas lega. Namun dengan syarat untuk tetap mematuhi aturan-aturan protokol kesehatan.

Wali Kota Malang, Sutiaji saat Deklarasi Jaga NKRI, Lawan Covid-19, Radikalisme, Terorisme dan Narkoba di halaman depan Balai Kota Malang, Rabu (10/03/2021). (Foto: Dokumen/Pemkot Malang)
Wali Kota Malang, Sutiaji. (Foto: Dokumen/Pemkot Malang)

”Justru saya kemarin sudah membolehkan kegiatan. Asalkan PPKM tetap jalan. Perlahan kran ekonomi juga saya bolehkan dibuka 75 persen. Sepanjang patuh prokes. Nanti pelan-pelan bisa sampai 100 persen,” ungkapnya pada awak media, Rabu (10/3/2021) kemarin.

Dengan adanya pembolehan kegiatan musik dan budaya digelar di masa pandemi, upaya pemulihan ekonomi nasional bisa mulai tergerak. Namun kata Sutiaji, juga masih perlu dibarengi dengan kesadaran akan kesehatan.

”Seiring kesadaran masyarakat akan kesehatan terbangun dengan baik, maka peluang kran ekonomi terbuka juga lebih besar,” ujarnya.

Seperti diketahui, melansir dari Kumparan, bahwa Menparekraf Sandiaga Uno telah berdiskusi dengan Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo. Hasilnya, gelaran event Musik, Budaya, (Meetings, Incentives, Conferencing, Exhibitions) MICE dan olahraga diizinkan.

Asalkan pihak pelaksana juga harus sadar dan mematuhi sejumlah ketentuan mulai status lokasi kegiatan apakah termasuk zona rawan penularan (zona merah, zona kuning, dan zona hijau) atau tidak.

Kegiatan offline tentu dibolehkan bagi zona hijau dengan penerapan protokol kesehatan ketat. Namun, jika daerah itu termasuk zona kuning, lebih baik dibatasi atau digelar secara virtual saja.

“Dan seandainya tidak dalam posisi untuk dilakukannya kegiatan (zona merah), maka akan ada opsi untuk menjalankan kegiatan tersebut melalui virtual,” kata Sandiaga Uno. (azm/gg)

  • Bagikan