• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi perselisihan suami istri yang disebabkan faktor ekonomi di tengah pandemi Covid-19 membuat kasus perceraian di Bojonegoro mengalami peningkatan. (Foto:Pexels/Tugu Jatim)

Ilustrasi perselisihan suami istri yang disebabkan faktor ekonomi di tengah pandemi Covid-19 membuat kasus perceraian di Bojonegoro mengalami peningkatan. (Foto:Pexels)

Kasus Covid-19 Meningkat, Perkara Perceraian di Bojonegoro Ikut Meningkat, Apa Penyebabnya?

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Di tengah usaha pemerintah dalam memberantas virus Covid-19 yang terus mengalami peningkatan, ternyata hal itu berdampak pada kasus perceraian di Bojonegoro yang juga ikut meningkat. Terbukti pada Juni 2021, sebanyak 307 perkara perceraian diajukan ke Pengadilan Agama Bojonegoro. Jumlah itu dianggap terbesar kedua setelah ada 339 perkara pada Januari 2021.

Panitera Pengadilan Agama Bojonegoro Sholikin Jamik mengatakan, perkara perceraian di Bojonegoro memiliki akar permasalahan akibat Covid-19. Menurut Sholikin, Covid-19 mengakibatkan kesehatan masyarakat menurun. Untuk menjaga tubuh agar sehat, mereka dianjurkan mengonsumsi makanan yang bergizi tinggi, seiring dengan hal tersebut juga diimbangi dengan biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli makanan bergizi.

You might also like

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

20/07/2026 9:04 PM
Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

20/07/2026 6:05 PM

Namun di sisi lain, banyaknya tempat usaha yang harus ditutup karena pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang membuat mereka tak memiliki penghasilan.

“Kalau sekarang lagi PPKM Darurat, lahan pekerjaan banyak ditutup. Jadi, banyak yang tidak memiliki uang,” ujarnya Senin (05/07/2021).

Sholikin mengatakan, hal itu membuat angka kemiskinan dan pengangguran semakin meningkat sehingga banyak suami istri yang mengalami perselisihan karena ekonomi yang dialami keluarganya. Akibatnya, kasus perceraian mengalami peningkatan.

“Ada korelasi antara Covid-19 dan kasus perceraian. Setiap Covid-19 meningkat, kasus perceraian di Bojonegoro juga ikut meningkat,” sambung Sholikin.

Dari 307 perkara yang tercatat dalam Pengadilan Agama Bojonegoro pada Juni 2021, meliputi 92 perkara talak cerai dan 215 perkara cerai gugat.

Sedangkan jika dihitung dari Januari-Juni 2021, ada 1.490 perkara perceraian, meliputi 447 perkara cerai talak dan 1.043 perkara cerai gugat.

Tags: Berita kasus Covid-19Bojonegoro hari iniKasus Covid-19 vs perceraiankasus Covid-19.kasus perceraianPerceraian faktor ekonomi
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Next Post
Kondisi lalu lintas di Jalan Basuki Rahmad, Kecamatan Tuban. (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

Aktivitas Tinggi, Polres Tuban Tutup 7 Jalan selama PPKM Darurat

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID