• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi jaringan telepon dan internet. (Foto: Pexels/Tugu Jatim)

Ilustrasi jaringan telepon dan internet. (Foto: Pexels)

Kasus Penculikan Meningkat, Nigeria Matikan Jaringan Telepon hingga Internet

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in Internasional, News
0
Share on FacebookShare on Twitter

AFRIKA, Tugujatim.id – Nigeria tengah santer dilanda kasus penculikan, khususnya di negara bagian Zamfara yang terletak di barat laut Nigeria. Hal itu membuat sebagian besar penduduk menyambut baik arahan dari pemerintah untuk menutup akses komunikasi seperti internet hingga jaringan telepon. Kini peraturan tersebut telah memasuki hari keenam demi memerangi para bandit dan penculikan untuk mencari tebusan yang sering kali terjadi di daerah tersebut.

Melansir dari CNN sejak hari Jumat lalu (10/09/2021), Pemerintah Nigeria mengarahkan para penyedia jaringan telekomunikasi untuk menutup akses selama dua minggu di Zamfara. Sebab, selama dua hari sebelumnya tercatat ada sekitar 73 siswa telah diculik dari sebuah sekolah menengah negeri di distrik Maradun, Zamfara.

You might also like

Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari.

15 Armada Siap Mengaspal, Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari Beroperasi Oktober 2026

15/06/2026 3:43 PM
Tuban

Pria Paruh Baya di Tuban Ditemukan Bersimbah Darah, Polisi Buru Pelaku Penganiayaan

15/06/2026 12:30 PM

Kini otoritas militer di Nigeria sedang gencar-gencarnya melakukan serangan di tempat persembunyian para penculik dan geng kriminal, atau yang lebih dikenal dengan sebutan “bandit” di negara bagian tersebut.

Meski harus dibayar mahal, para warga di Zamfara mendukung penuh keputusan pemerintah atas larangan memakai jaringan seluler bersamaan dengan operasi militer yang sedang berlangsung.

Salah seorang warga Zamfara bernama Hamdan Shinkafi mengatakan, dia rela menjual ponselnya sebelum memutuskan pindah ke Kaduna. Hal ini dipertegas oleh Zailani Bappa, seorang penasihat Media Negara Bagian Zamfara, yang menyatakan, larangan penggunaan layanan telepon juga memberikan kekuatan kepada pasukan militer terhadap para bandit.

Sementara itu, Ahmad Maishanu, seorang warga sipil Nigeria, mengatakan, kini banyak penduduk yang berlomba-lomba pindah ke negara bagian tetangga agar dapat melakukan panggilan telepon.

“Saya di Abuja. Dan saya tidak akan kembali ke Zamfara sebelum pemadaman telepon dicabut. Memang awalnya beberapa warga tidak senang dengan keputusan pemerintah, tapi kini mereka mendukung disusul operasi militer yang sekarang meluas sampai Abuja,“ ungkapnya.

Untuk diketahui, Zamfara dan beberapa negara bagian barat laut tetangga lainnya memang kerap kali dilanda beberapa kasus penculikan massal oleh para bandit yang mengatasnamakan ingin uang tebusan. Dalam kasus itu yang paling tersorot di antara rentetan peristiwa penculikan yang terjadi di Zamfara adalah penculikan lebih dari 200 siswi yang terjadi di Kota Jangebe pada Februari 2021.

Aturan larangan penggunaan jaringan telepon di Zamfara adalah salah satu dari banyak tindakan yang dilakukan pihak pemerintah untuk membatasi pergerakan para bandit dan mencegah terjadinya penculikan berkali-kali yang terjadi di negara bagian tersebut.

Ibrahim Dosara, seorang Komisaris Informasi Zamfara, mengatakan, sekolah-sekolah ikut ditutup demi menghindari kriminalitas lebih lanjut. Dia juga menambahkan, penggunaan kendaraan juga dibatasi, menangguhkan transportasi ternak, hingga menutup pasar mingguan.

 

Tags: Afrika BaratKasus penculikanNigeriaPenculikan anak meningkat
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari.

15 Armada Siap Mengaspal, Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari Beroperasi Oktober 2026

by Dwi Linda
15/06/2026 3:43 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Kabar baik bagi masyarakat Malang Raya, khususnya pengguna transportasi umum. Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah mempersiapkan penambahan...

Tuban

Pria Paruh Baya di Tuban Ditemukan Bersimbah Darah, Polisi Buru Pelaku Penganiayaan

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 12:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Seorang pria paruh baya di Kabupaten Tuban ditemukan tergeletak di tanah dengan kondisi bersimbah darah usai diduga...

Cuaca di Jawa Timur

Kabut, Hujan Ringan, dan Dominasi Cerah Warnai Cuaca di Jawa Timur Senin 15 Juni 2026.

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 9:40 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (15/06/2026) menunjukkan variasi kondisi yang cukup kontras, mulai dari kabut, udara kabur,...

Tuban

Harga Pertamax Naik, Nelayan Tuban Khawatir Pertalite Langka

by Mochamad Abdurrochim
14/06/2026 12:27 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Kenaikan harga Pertamax mulai memicu kekhawatiran di kalangan nelayan Kabupaten Tuban. Mereka cemas perpindahan pengguna Pertamax ke...

Next Post
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Eny Rachyuningsih. (Foto: M. Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Disdik Kota Batu Terus Kejar Percepatan Pembelajaran Tatap Muka

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID