• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Eny Rachyuningsih. (Foto: M. Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Eny Rachyuningsih. (Foto: M. Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Disdik Kota Batu Terus Kejar Percepatan Pembelajaran Tatap Muka

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

BATU, Tugujatim.id – Pelaksanaan sekolah tatap muka untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Batu terus disiapkan secara bertahap. Diketahui, total ada 24 sekolah yang mendapat rekomendasi melaksanakan sekolah tatap muka. Namun, masih hanya 4 sekolah yang siap buka.

Ke depan, akan ada tambahan 10 sekolah yang akam dibuka. Kesepuluh sekolah itu adalah SMP Negeri 1, SMP Muhammadiyah 8, SMP As Salam, MTS Negeri, SMP Satu Aatap Gunungsari, SMP Satu Atap Pesanggrahan, SMP Islam, SMP A. Yani, SMP Immanuel, dan SMP PGRI 2.

You might also like

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

19/07/2026 12:53 PM
Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

19/07/2026 12:00 PM

Sebelumnya, 4 sekolah yang diizinkan sekolah tatap muka perdana pada Senin (6/9/2021) adalah MTs Negeri 1 Batu, SMP 8 Muhammadiyah, SMP N 1 Batu dan SMP Assalam. Sementara untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) masih belum ada sinyal positif.

”Kami masih menunggu hasil evaluasi sekolah tatap muka di jenjang SMP dan SMA dulu. Kalau lancar dan tidak sampai ada kasus penularan baru, baru bisa kita lanjutkan untuk jenjang SD,” terang Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Eny Rachyuningsih kepada awak media, belum lama ini.

Sejauh ini, dari sekolah yang sudah dibuka diklaim Eny belum sampai menimbulkan penularan virus. Hal ini mengingat batasan siswa dalam satu ruangan dibatasi 50 persen dari total kapasitas.

”Seperti di SMP Satu Atap Pesanggrahan itu satu kelas hanya diisi 10 orang siswa saja,” kata dia.

Sembari memperkuat sistem prokes, pihaknya juga terus berupaya meningkatkam capaian vaksinasi untuk siswa. Untuk sementara, saat ini vaksinasi masih menyasar siswa di jenjang SMA.

”Masih terus kita upayakan meningkatkan capaian vaksinasi. Sementara, yang utama masih SMA/SMK. Kalau untuk di jenjang SMP masih belum semuanya,” ungkapnya.

Tags: Batuberita batuKota Batupembelajaran tatap mukaPTMsekolahsekolah tatap muka
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

by Dwi Linda
19/07/2026 12:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Yonna Divanka Yuanvanelli, mahasiswa UM Program...

Peneliti UM.

Peneliti UM Kembangkan EL-PBL, Inovasi Pembelajaran IPA Bikin Siswa Lebih Kreatif dan Semangat Belajar

by Dwi Linda
19/07/2026 11:05 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Tim peneliti Universitas Negeri Malang (UM) menghadirkan inovasi pembelajaran berupaya menciptakan suasana belajar IPA yang lebih menyenangkan...

LPPM UM.

LPPM UM Gelar Pelatihan Pembuatan Tepache, Mahasiswa Belajar Olah Limbah Kulit Nanas Jadi Minuman Fungsional

by Dwi Linda
19/07/2026 10:20 AM
0

MALANG, Tugujatim.id - Pusat Kesehatan dan Pangan Lembaga Penelitian dan Pendidikan Kepada Masyarakat Universitas Negeri Malang (LPPM UM) menggelar kegiatan...

Next Post
Dari kiri, kader mata Tuban Bu Sutinah, pasien pasca operasi katarak Kakek Dasrun, dan keluarga dari pasien Bu Ngarsi. (Foto: Dwi Aprilia Wahyuningsih/Tugu Jatim)

Kisah Kakek Dasrun, Warga Tuban yang Alami Infeksi Endoff Pasca Operasi Katarak

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID