Kebut Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Batu Dorong Percepatan Vaksinasi Pelajar - Tugujatim.id

Kebut Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Batu Dorong Percepatan Vaksinasi Pelajar

  • Bagikan
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat meninjau pelaksanaan vaksinasi kepada pelajar di SMK Negeri 3 Kota Batu, Rabu (4/8/2021). (Foto: Diskominfo Kota Batu) tugu jatim
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat meninjau pelaksanaan vaksinasi kepada pelajar di SMK Negeri 3 Kota Batu, Rabu (4/8/2021). (Foto: Diskominfo Kota Batu)

BATU, Tugujatim.id – Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko menyambut lega pelaksanaan vaksinasi terhadap pelajar yang dimulai sejak hari ini, Rabu (4/8/2021). Perempuan yang akrab disapa Bude ini berharap vaksinasi bisa segera menyasar seluruh warganya sehingga herd immunity di Kota Batu bisa segera tercapai.

Seperti diketahui, vaksinasi untuk pelajar resmi diberikan secara serentak di seluruh Jawa Timur. Ditargetkan ada 1,3 juta siswa di Jatim akan segera divaksin. Sementara, di Kota Batu dalam 2 hari ini masih menyasar 1.027 siswa sesuai kuota vaksin yang didapat.

”Semoga lancar sehingga semua peserta didik bisa mendapatkan vaksin juga. Kalau target dari Pusat harus selesai Oktober 2021, kami di daerah tinggal menunggu distribusinya,” kata Wali Kota saat meninjau vaksinasi di SMKN 3 Kota Batu, Rabu (4/8/2021).

Vaksinasi Pelajar Diharapkan Bisa Percepat Penerapan Sekolah Tatap Muka

Jika dalam proesnya nanti berjalan sesuai rencana, lanjut Bude, artinya ada harapan bahwa kegiatan belajar mengajar bisa kembali dibuka dengan sistem tatap muka. ”Tapi tetap dengan protokol kesehatan yang ketat,” imbuhnya.

Bude berharap seluruh pelajar di Kota Batu telah tervaksin hingga Oktober 2021 mendatang. Dia berpesan, bahwa vaksinasi adalah sebuah ikhtiar bersama untuk mengakhiri pandemi Covid-19 yang sudah berjalan selama 1,5 tahun ini.

”Kami imbau, khususnya para pelajar untuk bisa ikut vaksin. Jangan takut karena vaksin adalah upaya kita bersama membentengi diri,” harapnya.

Sebelumya, vaksinasi untuk anak usia 12-18 tahun juga sudah digelar, termasuk untuk pelajar di panti maupun pondok pesantren. Meski tingkat penularan di kalangan remaja Kota Batu diklaim kecil, namun vaksinasi tetap dinilai penting.

Mengingat mobilitas anak muda meski menjalani sekolah daring juga tetap ada. Di Kota Batu sendiri, penularan kerap terjadi di kalangan usia diatas 35 tahun. Diduga kuat karena mobilitas yang tinggi karena harus bekerja dan akhirnya terjadi klaster keluarga.

”Sebab itu, vaksinasi anak juga tetap penting untuk melindungi orang yang lebih rentan disekitarnya. Kalau anak muda kan masih usia produktif jadi gak ada yang sebegitu parah,” ungkap Kepala Dinkes Kota Batu, Kartika Trisulandari.

Herd Immunity Ditargetkan Tercapai Maret 2022

Diharapkan dari sini, vaksinasi bisa terus berlanjut dan semakin mendekati kondisi herd immunity (kekebalan massal) yang ditarget terbentuk maksimal pada Maret 2022 mendatang.

Hal senada diungkapkan Plt Kepala Sekolah SMKN 3 Kota Batu, Joko Santoso mengaku lega akhirnya para pelajar bisa mendapatkan vaksin. Dia berharap dari sini bisa menjadi awal yang baik untuk kembali menjalani sekolah tatap muka.

”Dari total 1.020 siswa di sini, ada sekitar 400 siswa yang mendapat vaksin hari ini. Selebihnya nanti juga akan tetap dapat giliran. Alhamdulillah, respon siswa juga bagus. Semoga, ikhtiar bersama memutus mata rantai penularan virus ini bisa terus berjalan lancar,” pungkasnya.

 

  • Bagikan