• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pernikahan dini.

Ilustrasi pernikahan dini. (Foto: Pexels)

Putuskan Menikah Muda, Kecamatan Ini Punya Angka Pernikahan Dini Tertinggi di Mojokerto

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Angka pernikahan di bawah umur yang cukup tinggi, membuat Kemenag Kabupaten Mojokerto angkat bicara. Seperti terlihat pada 2024, tercatat sudah 182 remaja di Kabupaten Mojokerto memutuskan untuk menikah di usia muda. Pernikahan dini tersebut setara dengan 26 pasangan di bawah usia 19 tahun yang memutuskan memulai hidup baru setiap bulannya.

Melihat tren tersebut, upaya penurunan angka pernikahan dini terus digencarkan Kemenag Kabupaten Mojokerto guna mewujudkan keluarga harmonis sekaligus menyiapkan generasi tangguh.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Kabupaten Mojokerto Mukti Ali mengatakan, catatan tersebut terbilang menurun ketimbang 2023 lalu.

Baca Juga: Polres Tuban Bentrok dengan Massa Demo, Simulasi Sispamkota Jelang Pilkada Tuban 2024

Tahun lalu, ada 362 pasangan remaja melangsungkan pernikahan dini. Angka tersebut setara dengan 30 pasangan pernikahan setiap bulannya.

’’Tren kami lihat turun antara 2022 hingga 2023. Kami juga berupaya agar angka tersebut turun hingga ke angka terendah,’’ ujar Mukti Ali, Selasa (13/08/2024).

Data yang dihimpun menyebutkan, Kecamatan Ngoro menjadi daerah dengan pernikahan dini paling tinggi, yaitu total 20 remaja memutuskan menikah muda. Selanjutnya, Pacet dengan catatan 16 remaja, yang disusul Puri dengan catatan 14 remaja.

Mukti menambahkan, tidak semua pernikahan dini disebabkan oleh kejadian hamil di luar nikah. Sebagian besar pernikahan dini terjadi justru karena kekhawatiran orang tua yang menikahkan anaknya secara terpaksa daripada terjerumus pada kenakalan remaja atau perzinahan.

Baca Juga: Sidak Progres Alun-Alun Jember, Komisi A DPRD Temui Pembangunan Tak Sesuai Rencana

Lalu, faktor selanjutnya adalah faktor ekonomi. Faktor tersebut dialami oleh banyak orang tua mempelai wanita yang rela anaknya menikah agar mampu hidup mandiri bila berumah tangga.

“Kami tolak kalau soal hamil di luar nikah. Justru karena khawatir soal zina dan faktor ekonomi, selain faktor lain juga banyak menjadi alasan terjadinya pernikahan dini,’’ tegas Mukti Ali.

Beberapa upaya seperti sosialisasi tentang upaya membina keluarga harmonis berikut bahaya kenakalan remaja terus digalakkan Kemenag Kabupaten Mojokerto. Upaya tersebut juga melibatkan ratusan penyuluh agama yang terjun langsung ke masyarakat.

’’Ada 8 penyuluh pada tiap kecamatan. Mereka setiap hari menyambangi lembaga-lembaga pendidikan untuk menyalurkan materi serta sosialisasi tentang membina keluarga harmonis,’’ beber Mukti Ali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Hanif Nanda Zakaria

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Angka pernikahan dini di MojokertoBerita Kabupaten Mojokerto hari iniKabupaten Mojokerto hari iniKemenag Kabupaten Mojokerto
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Line Dance.

Cabor Line Dance di Jember, Padupadankan Olahraga dan Seni Budaya Latih Daya Ingat

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID