Kehilangan

Kehilangan

  • Bagikan
Ilustrasi puisi Kehilangan/tugu jatim
Ilustrasi puisi Kehilangan. (Foto: Pixabay)

Oleh: Adinda Nurul Kamila, Mahasiswi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone. Member of Pondok Inspirasi dan FKI UA IAIN Bone.

Di bawah birunya nabastala

Aku larut dalam ingatan yang tak lekang oleh waktu

Membuat ruang yang tak terjamah oleh siapapun

Menciptakan suara suara bising yang datang silih berganti

 

Adakah cara untuk mengulang waktu?

Adakah cara untuk menghapus penyesalan?

Adakah cara untuk menenangkan perasaan?

Adakah cara untuk mengembalikan kehilangan?

 

Pertanyaan pertanyaan yang terus datang menghantui

Menikam kepala dengan begitu hebat

Mengusik seluruh ketenangan yang ada dalam diri

Tentang kehilangan, yang akan selalu jadi ketakutan terbesar

 

Lantas,

Bagaimana bisa aku berdamai dengan kehilangan

Sedang memikirkannya saja aku tak akan sanggup

Terlebih jika aku sendiri harus menghadapinya

 

Dan kita tak akan pernah tahu secepat apa kehilangan itu datang

Mungkin kemarin, hari ini, atau bahkan esok hari

Siap atau tidaknya kita kehilangan akan menghampiri

Karenanya hargai selalu setiap perjumpaan yang ada.

  • Bagikan