• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustasi kekerasan pada anak

Ilustasi kekerasan pada anak. (Foto: Pixabay)

Kekerasan Seksual Marak, Lembaga Perlindungan Anak Jatim Sebut 2 Penyebab Ini

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in Kriminal, News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Lembaga Perlindungan Anak Jawa Timur menyoroti maraknya kasus kekerasan seksual pada anak yang terjadi di lembaga pendidikan. Lembaga ini menyayangkan minimnya pencegahan pada kasus pencabulan ini.

Memang di Jawa Timur saat ini tengah dihebohkan oleh tiga kasus kekerasan seksual yang sedang menjadi atensi publik nasional. Pasalnya, kekerasan seksual tersebut terjadi di lembaga pendidikan yang seharusnya melindungi anak.

You might also like

Surabaya

Malam Pengesahan Warga Pesilat, Aksi Tawuran Terjadi di Surabaya

17/06/2026 3:34 PM
Jawa Timur.

Cuaca Cerah Dominasi Jawa Timur 17 Juni 2026, Aktivitas Luar Ruang Naik Signifikan

17/06/2026 7:00 AM

Tiga kasus itu di antaranya, dugaan pencabulan oleh anak kiai Pondok Pesantren Majma’al Bahrain Shiddiqiyyah Jombang, Moch Subchi Azal Tsani. Beberapa waktu lalu kasus ini sempat melibatkan ribuan polisi untuk menangkap sang pelaku.

Baca Juga: Dugaan Eksploitasi Ekonomi Anak, Polda Jatim Periksa 12 Unit Usaha SMA SPI Kota Batu

Yang kedua dugaan pencabulan dan eksploitasi oleh pendiri SMA Selamat Pagi Indonesia, Julianto Eka Putra, di Kota Batu. Sementara kasus ketiga adalah pencabulan yang dilakukan oleh seorang pengasuh pondok pesantren di Banyuwangi.

Isa Ansori, Kepala Bidang Data, Informasi, dan Litbang Lembaga Perlindungan Anak Jawa Timur, menyayangkan maraknya kasus kekerasa seksual pada anak saat ini. Menurutnya, lingkungan pendidikan seharusnya menjadi tempat yang aman bagi anak-anak bukan sebaliknya.

Isa membeberkan dua sebab terjadinya kekerasan seksual di lingkungan pendidikan. Pertama, kurangnya pemahaman tentang anak di lingkungan pendidikan tersebut. Kedua, adanya relasi kuasa antara anak dan pelaku yang memuat korban tidak berani melawan.

“Guru dengan murid, kiai dengan santri. Itu kan ada relasi kuasa,” ujar Isa.

Baca Juga: Kasus Kekerasan Seksual Belum Usai, Bos SMA SPI Diperkarakan Lagi soal Dugaan Eksploitasi Ekonomi Anak

Relasi kuasa ini, menurut Isa, anak-anak dianggap sebagai makhluk yang lemah, sedangkan pelaku merupakan orang dewasa yang harus dihormati dan dituruti kemauannya. Selain itu, kekerasan seksual kerap terjadi karena minimnya pencegahan di lingkungan pendidikan.

“Kita tidak terlalu kuat dalam proses pencegahan. Kalau sudah terjadi baru orang ramai. Kalau belum terjadi tidak ada pencegahan,” kata Isa.

Untuk mengurangi kekerasan seksual di lingkungan pendidikan, LPA Jatim mengusulkan adanya sekolah dan pesantren ramah anak. Sebagai bentuk pencegahan kekerasan, dilakukan sosialisasi untuk penguatan pemahaman bagaimana melindungi anak-anak.

Kemudian sekolah tersebut terus didampingi dan dievaluasi agar lingkungannya benar-benar bisa dipastikan ramah anak.

“Evaluasinya berbentuk seperti akreditasi,” kata dia.

Di samping itu, Isa juga berharap dinas-dinas terkait bisa lebih aktif dalam melakukan pencegahan kekerasan seksual pada anak.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Kekerasan Seksual Pada AnkLembaga Perlindungan AnakLPA JatimSMA SPI Kota Batu
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Surabaya

Malam Pengesahan Warga Pesilat, Aksi Tawuran Terjadi di Surabaya

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 3:34 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Warga Jalan Kalijudan gang 10, 12 dan 14, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Rabu (17/06/2026) sekitar pukul 00.30 WIB...

Jawa Timur.

Cuaca Cerah Dominasi Jawa Timur 17 Juni 2026, Aktivitas Luar Ruang Naik Signifikan

by Dwi Linda
17/06/2026 7:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Rabu (17/06/2026) didominasi kondisi cerah di sebagian besar wilayah, terutama kawasan perkotaan dan...

IKA PMII Kota Malang.

Jelang Muscab III, IKA PMII Kota Malang Rumuskan Arah Gerak Organisasi Kuatkan Fondasi

by Dwi Linda
16/06/2026 9:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kota Malang (IKA PMII Kota Malang) menggelar Kick Off Musyawarah Cabang (Muscab)...

Pendaki ilegal Gunung Semeru.

13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Ditangkap, Empat Orang Masih Dicari Sempat Kabur ke Kebun Warga

by Dwi Linda
16/06/2026 8:24 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) mengamankan 13 orang yang diduga melakukan pendakian ilegal...

Next Post
Rektor Unikama Dr Pieter Sahertian MSi bersama Kepala BNN Kota Malang Kombes Pol Raymundus Andhi Hedianto SIK

Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba, Unikama Teken MoU dengan BNN Kota Malang

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID