Keluarga asal Indonesia Raih Penghargaan Hari Keluarga Internasional di Kaohsiung, Taiwan

  • Bagikan
Keluarga Tresno Santoso saat menerima penghargaan model keluarga kesalehan berbakti ke-110 dari Education Bureau, Kaohsiung City Government-Taiwan Republic of China. (Foto: Dokumen)
Keluarga Tresno Santoso saat menerima penghargaan model keluarga kesalehan berbakti ke-110 dari Education Bureau, Kaohsiung City Government-Taiwan Republic of China. (Foto: Dokumen)

TAIWAN, Tugujatim.id – Perayaan hari keluarga internasional di kota Kaohsiung, Taiwan kali ini benar-benar istimewa. Salah seorang keluarga warga Indonesia di Kota Kaohsiung, Taiwan mendapatkan penghargaan model keluarga kesalehan berbakti ke-110 dari Education Bureau, Kaohsiung City Government, Taiwan Republic of China pada Minggu (1/5/2021).

Penghargaan tersebut melalui proses seleksi yang diikuti oleh siswa SD se-kota Kaohsiung, di mana masing-masing siswa dinilai dari dokumen terkait lomba yang dikirimkan kepada panitia. Akhirnya setelah  melalui proses seleksi, salah seorang siswa asal Indonesia (Habibi Ilmi Adinata 哈比比) yang saat ini kelas 6 di Kaohsiung Municipality Gushan Elementary School berhasil mendapatkan penghargaan yang diserahkan di National Science and Technology Museum-Kaohsiung City pada 2 Mei 2021.

Sumbangan Kemanusiaan Gempa Malang

Penghargaan ini dimaksudkan sebagai penyemangat Habibi agar senantiasa berbakti kepada kedua orang tuanya.

“Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat siswa-siswi lain di tanah air agar juga selalu berbakti kepada orang tua disamping belajar yang rajin supaya berprestasi di sekolah”, pesan Tresno Santoso, ayah Habibi.

Lebih lanjut, ibu Habibi yang juga Ph.D. candidate di Department of Photonics-National Sun Yat-sen University Taiwan menuturkan, sebagai siswa yang berbakti kepada orang tua, tidak lupa putra pertamanya itu membantu orang tua usai pulang sekolah.

Habibi sebagai pengurus perlindungan lingkungan bersama kepala sekolah Kaohshiung Municipal Gushan Elementary School (Gao Yushan 高玉山). (Foto: Dokumen)
Habibi sebagai pengurus perlindungan lingkungan bersama kepala sekolah
Kaohshiung Municipal Gushan Elementary School (Gao Yushan 高玉山). (Foto: Dokumen)

“Alhamdulillah, Habibi bisa mengikuti pelajaran dengan pengantar Mandarin setiap hari. Mata pelajaran yang disukai Habibi adalah matematika, olahraga, ilmu alam, kaligrafi, dan menggambar,” ujar Era Budi Prayekti, ibu Habibi.

Usai mendapatkan penghargaan ini, Habibi merasa perlu terus menambah rasa baktinya kepada orang tua.

“Tidak hanya dengan prestasi di sekolah saja untuk membahagiakan orang tua, tetapi juga harus membantu pekerjaan-pekerjaan orang tua yang ringan saat di rumah, seperti membantu menjemur pakaian atau memijiti orang tua jika kelelahan,” ujar Habibi yang sejak kelas 4 SD sekolah di Taiwan.

Prestasi Habibi kali ini layak untuk diapresiasi, mengingat baru pertama kali siswa Indonesia di Kaohsiung-Taiwan mendapatkan penghargaan ini. Selain itu, Habibi memang siswa berprestasi yang ditunjukkan setiap semester di kelasnya. Habibi pernah mendapatkan nilai tertinggi untuk matematika, olahraga, kaligrafi dan menggambar di SD-nya di Taiwan. Ia pernah juga menjadi juara favorit lomba mengarang. Selain itu, Habibi adalah siswa teladan saat duduk di kelas 5 dan 6 di SD-nya di Taiwan.

Saat ini, Habibi yang dulu pernah sekolah di MIN Malang 1 hingga kelas 3 juga dipercaya sebagai pengurus perlindungan lingkungan di Kaohsiung Municipality Gushan Elementary School. Prestasi Habibi tidak lepas dari dorongan semangat dan bimbingan semua gurunya dan juga kepala sekolahnya.

  • Bagikan