MOJOKERTO, Tugujatim.id – Destinasi wisata Coban Canggu Mojokerto sempat menjadi salah satu unggulan. Wisata yang memiliki air terjun setinggi sekira 80 meter ini hampir selalu penuh wisatawan saat akhir pekan. Namun, keindahan alam wisata ini pelan-pelan tergerus. Perlahan, kunjungan wisatawan tak seramai sebelum-sebelumnya.
Hal ini dikeluhkan oleh salah satu pedagang di wisata Coban Canggu, Emi. Wanita yang sudah lima tahun berjualan makanan ringan di wisata Coban Canggu ini merasa tingkat kunjungan tak setinggi beberapa tahun sebelumnya.
“Pemasukan sudah tidak seperti dulu-dulu. Banyak minimarket jadi orang banyak jajan di luar. Kalau sekarang tambah sepi. Sering kami tutup tidak jualan karena percuma juga,” ungkapnya, Minggu (12/01/2025).
Emi berkaca pada momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) pada beberapa waktu lalu. Dulu, pendapatan Emi bisa tembus hingga Rp1,5 juta sehari kala musim liburan Nataru tiba. Namun, kondisi tersebut terus merosot dari tahun ke tahun.
“Dulu masih ramai sekali. Sekarang, bisa dapat Rp300.000 saja sudah alhamdulillah sekali. Ya itu, banyak minimarket di luar sana jadi banyak yang bawa bekal jajan sendiri-sendiri,” tuturnya.
Selain kian menjamurnya minimarket dan makin sengitnya persaingan antar obyek wisata, fasilitas yang minim perhatian diduga menjadi sebab antusiasme pengunjung menurun tajam. Kebersihan fasilitas seperti gazebo maupun toilet seakan tak terurus dengan baik.
Selain itu, minimnya wahana permainan juga diduga membuat wisatawan enggan berkunjung. Padahal, menurut Emi, beberapa obyek wisata lain mempunyai beragam wahana permainan yang banyak menarik minat pengunjung.
“Orang mau berkunjung kan karena bersih, bagus. Ini banyak yang sudah rusak tapi tidak ada perhatian. Akses jalan juga butuh perbaikan biar tambah bagus dan nyaman,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








