Kembangkan Teknologi Tepat Guna, Dosen UM Serahkan Mesin Giling Pecel ke UMKM Shingkara Malang

Kembangkan Teknologi Tepat Guna, Dosen UM Serahkan Mesin Giling Pecel ke UMKM Shingkara Malang

  • Bagikan
Dosen UM memberikan mesin giling pecel ke UMKM Shingkara Malang/tugu jatim
Dosen UM memberikan mesin giling pecel ke UMKM Shingkara Malang. (Foto: Dokumen)

MALANG, Tugujatim.id – Tim pengabdian dosen Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) dan  Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Malang membuat Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa mesin giling sambal pecel food grade untuk meningkatkan kualitas produksi bagi pelaku usaha sambal pecel di UMKM Shingkara Kabupaten Malang pada 26 September 2021 lalu.

Pengabdian kepada masyarakat ini diketuai Dr Pramono, S.Pd, M,Or, dosen FIP UM dengan anggota tim dosen yang terdiri dari Sujito, S.T., M.T., Ph.D., Dr.Eng Mokh Sholihul Hadi, S.T.,M.Eng dan H. M. Rodhi Faiz, S.T., M.T. yang dibantu dengan beberapa mahasiswa yakni  Stevanus Sendy Kurniawan dan Herpri Melinia yang berasal dari jurusan Teknik Elektro FT UM.

Inisiatif dilakukannya pembuatan Mesin Giling Sambal Pecel muncul dari permasalahan yang dihadapi kelompok UMKM Shingkara akan kualitas produksi yang kurang maksimal dan memakan waktu lama dalam proses produksinya karena masih dilakukan secara konvensional dengan ditumbuk.

“Salah satu produk dari kelompok UMKM Shingkara yaitu produksi sambal pecel. Proses produksi sambal pecel selama ini kurang maksimal, selain itu karena proses pembuatannya masih konvensional dengan cara ditumbuk, kehigienisan juga tidak bisa dikontrol,” papar Dr Pramono.

Dari permasalahan tersebut maka tim pengabdian dosen FIP UM berkolaborasi dengan Dosen FT UM berinisiatif membantu kelompok UMKM Shingkara dengan membuat Mesin  Giling Sambal Pecel Food Grade agar proses produksi sambal pecel bisa menjadi lebih maksimal dan berstandar Good Manufacturing Practice (GMP).

Mesin Giling Sambal Pecel tersebut nantinya akan digunakan oleh kelompok UMKM Shingkara untuk memproduksi sambal pecel guna meningkatkan kualitas dan efisiensi waktu produksi yang dilakukan oleh kelompok UMKM tersebut.

Pada Minggu (26/9/2021), mesin yang sudah jadi tersebut diserahkan di rumah salah satu perwakilan dari kelompok UMKM Shingkara. Prosesi penyerahan mesin dilakukan secara simbolis dan sederhana dengan penandatanganan surat serah terima antara Tim Pengabdian Dosen UM dengan perwakilan kelompok UMKM Shingkara.

Prosesi penyerahan Mesin Giling Sambal Pecel dihadiri juga beberapa anggota UMKM Shingkara dan Rahmat Kartono selaku Ketua RT.6 Desa Banjararum . Prosesi serah terima dilakukan dengan protokol kesehatan ketat karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Sebelum proses penandatangan dimulai, Dr Pramono selaku Ketua Tim Pengabdian menjelaskan cara kerja dari Teknologi Tepat Guna (TTG) Mesin Giling Sambal Pecel kepada kelompok UMKM. Ia juga menjelaskan cara merawat mesin tersebut agar awet dan tahan lama.

“Ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kami sebagai akademisi kepada masyarakat umum dan terkhusus kepada umkm ini,” tutur Pramono.

“Mesin ini kami buat bersama tim selama kurang lebih 1 bulan agar dapat bekerja dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan kelompok UMKM Singkara,” lanjutnya.

Kelompok UMKM Shingkara sangat berterima kasih atas apa yang diberikan Tim Pengabdian Dosen Universitas Negeri Malang.

“Kami berharap dengan kegiatan ini akan menjadikan produk ini menjadi unggulan di komunitas shingkara,” terang Tukinah selaku kelompok UMKM

“Kami sangat senang dan sangat berterima kasih dengan adanya pemberian mesin giling sambal pecel, ini dapat sangat membantu pekerjaan kami,” imbuhnya .

Ucapan terimakasih juga disampaikan oleh  Rahmat Kartono selaku ketua RT.

“Peran perguruan tinggi memang harus bisa dirasakan oleh masyarakat disekitarnya. Dengan adanya mesin giling sambal pecel ini berharap nantinya kelompok UMKM Shingkara bisa menjadi lebih baik dan maju,” katanya.

  • Bagikan