SURABAYA, Tugujatim.id – Kenaikan harga plastik membuat beberapa pedagang maupun Usaha, mikro, kecil dan menengah (UMKM) menjerit. Para pelaku Usaha kecil dilemma untuk menaikkan harga lantaran harga plastik yang merangkak naik.
Salah satu pedagang kerupuk, Endang Eko mengaku merasa dilemma untuk menaikkan harga kerupuknya. Selama ini dirinya menjual harga kerupuk Rp800 dan akan dijual oleh warung Rp 1.000.
“Dilemma karena jika dinaikkan warung kadang tidak mau ambil bahkan tidak laku, jadi saya bingung,” terang pedagang asal Gresik ini, Kamis (9/4/2026).
Endang mengaku biasa harga plastik hanya Rp9.000 saja, namun saat ini harga mulai Rp14.000 sampai Rp18.000 ribu.

“Jadi ada warung yang tidak jadi ambil, karena jika dinaikkan akan tidak laku,” bebernya.
Hal yang sama dialami Yudi, penjual es jeruk di daerah Gubeng mengaku terpaksa menaikkan harga dagangannya untuk menutup modal.
“Saya naikkan seribu rupiah mas, dari yang sebelumnya Rp5 ribu menjadi Rp6 ribu,” ujarnya.
Meroketnya harga plastik ini mendapat perhatian dari Anggota DPRD Jatim, Khusnul Khuluk. Legislator asal Lumajang itu berharap Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Jawa Timur segera mengantisipasi agar tidak terus melonjak naik.
“Kalau saya amati (kenaikan) antara 30-60 persen. Maka saya sebagai anggota Komisi B DPRD Jatim sangat berharap dengan dinas terkait khususnya perindustrian dan perdagangan bisa mitigasi agar jangan sampai terlalu melonjak tinggi,” kata Khusnul Khuluk.
Perlu diketahui, bahan baku plastik naik imbas perang di Timur Tengah. Sementara itu, industri dalam negeri masih tergantung pada impor. Kondisi tersebut ditengarai menyebabkan harga barang dari plastik ikut melonjak.
Khusnul Khuluk berharap pemerintah mempunyai solusi agar harga bahan dari plastik tidak terus melambung.
“Walaupun kita juga berharap terhadap masyarakat bisa mengurangi plastik, tetapi ya memang enggak bisa kalau langsung tak pakai bungkus plastik, karena itu pemerintah harus ada langkah-langkah spesifik untuk membantu,” ungkapnya.
Pihaknya mengusulkan ke pemerintah untuk mendaur ulang plastik guna mengurangi ketergantungan terhadap impor. “Yang sangat rasional sebetulnya bagaimana pemerintah ini bisa mendaur ulang plastik ini untuk bisa jadi plastik kembali dengan cost yang murah ya,” ungkap Legislator Dari PKS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Reporter: M.Khaesar (kontributor)
Editor: Darmadi Sasongko








