Kenali 5 Warna Dahak Manusia, Awas Terindikasi Penyakit Berbahaya!

Warna dahak manusia.
Ilustrasi orang terkena penyakit batuk. (Foto: Pinterest)

MALANG, Tugujatim.id – Dahak sering kali membuat Anda merasa tidak nyaman saat muncul secara berlebihan, apalagi saat kondisi badan tidak fit. Selain sakit secara fisik, ternyata kamu bisa mengetahui berbagai penyakit dari melihat warna dahak manusia yang dihasilkan lho. Apa saja ya yang perlu kita ketahui soal dahak ini?

Dahak adalah cairan lendir kental di saluran pernapasan atas yang terjadi saat tubuh mengalami infeksi atau biasa muncul saat batuk. Umumnya, dahak berwarna bening. Tapi, ternyata ada berbagai warna dahak manusia seperti putih, hijau, kuning, cokelat, merah, bahkan hitam.

Untuk diketahui, dahak berubah warna bisa menjadi tanda berbagai penyakit dalam tingkat keparahannya. Simak penjelasan berikut ini!

1. Dahak Bening

Dahak bening adalah warna normal. Kondisinya mengandung air, protein, antibodi dan garam. Fungsinya untuk melembapkan sistem pernapasan.

Jika jumlahnya berlebihan, ini menandakan adanya gangguan pada saluran pernapasan. Mulai dari infeksi virus hingga alergi pada sistem pernapasan.

2. Dahak Putih

Warna dahak manusia dengan unsur putih juga masih normal. Namun sama seperti dahak bening, jumlahnya berlebihan juga mengidikasikan beberapa penyakit.

• Bronkitis
Dilansir dari alodokter, bronkitis disebabkan virus yang membuat batuk dengan dahak warna putih.

• PPOK
Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) dilansir dari alodokter merupakan gangguan paru-paru yang berjalan dalam jangka waktu yang lama. Penyakit ini menyebabkan penyempitan pada saluran pernapasan.

• Asam Lambung
Melansir dari alodokter, penyakit asam lambung (GERD) yang naik ke tenggorokan menyebabkan iritasi. Hal itu membuat respons alami dinding tenggorokan yang memproduksi lendir berwarna putih.

• Gagal Jantung
Gagal jantung yang dilansir dari alodokter merupakan kondisi jantung tidak mampu memompa darah ke seluruh tubuh secara efektik. Hal ini menyebabkan penumpukan cairan pada tubuh, termasuk pada paru-paru.

3. Dahak Hijau atau Kuning

Berasal dari sel darah putih yang sedang melawan penyebab infeksi, awalnya dahak berwarna kuning dan seiring berjalannya waktu berubah menjadi warna hijau. Infeksi yang biasa ditandai dahak berwarna hijau:

• Pneumonia
Melansir dari berbagai sumber, pneumonia merupakan peradangan jaringan paru-paru yang mengiringi gangguan pernapasan lainnya. Biasanya penderita akan mengalami gejala demam, sesak napas, dan pada kondisi tertentu dahak bercampur dengan darah.

• Bronkitis
Diawali dengan batuk kering, berubah menjadi batuk berdahak dan menimbulkan dahak berwarna hijau. Bronkitis yang berdahak hijau biasanya diawali oleh infeksi virus yang kemudian diikuti infeksi bakteri.

• Sinusitis
Sinusitis yang sering dialami manusia disebabkan infeksi bakteri yang menyerang sinus. Gejalanya seperti tekanan pada wajah dan hidung tersumbat.

4. Dahak Merah

Warna merah dari dahak biasanya karena dahak yang bercampur dengan darah. Penyebabnya karena luka atau peradangan di saluran pernapasan. Apa saja penyakit yang menyebabkan dahak berwarna merah?

• Tuberkulosis
Tuberkulosis (TBC) adalah infeksi bakteri yang dapat menular, ditandai dengan batuk dalam waktu yang lama (lebih dari dua minggu) dan sering bercampur darah. Gejala yang dialami penderitanya adalah demam dan berkeringat pada malam hari serta penurunan berat badan.

• Kanker Paru
Kanker paru menimbulkan berbagai macam gangguan pernapasan, seperti nyeri dada dan sesak napas, serta penurunan berat badan.

• Emboli Paru
Emboli paru disebabkan penyumbatan pada arteri paru-paru (Arteri Pulmonalis), penyumbatan karena gumpalan yang darah dari bagian tubuh lain. Hal ini menyebabkan keluhan batuh berdahak merah, sesak napas, dan nyeri dada.

5. Dahak Cokelat

Warna dahak cokelat biasanya karena pendarahan yang cukup lama, dahak warna cokelat disebabkan beberapa kondisi:

• Cystic Fibrosis
Salah satu kondisi yang menyebabkan dahak sangat kental dan lengket sehingga bakteri dan jamur terperangkap dan mengganggu sistem kerja paru-paru untuk bernapas.

• Abses Paru
Penyakit ini disebabkan infeksi yang membuat jaringan paru-paru meradang dan dipenuhi nanah. Selain menimbulkan dahak berdarah dan berwarna cokelat, juga menimbulkan bau yang tidak sedap.

6. Dahak Hitam

Dahak berwarna hitam atau melanoptysis bisa sebabkan karena polusi berat. Misalnya menghirup asap kebakaran dan asap gunung meletus. Juga bisa karena beberapa penyakit seperti:

• Pneumokoniosis
Gangguan paru-paru yang sulit disembuhkan. Kondisi ini karena menghirup banyak debu industri, seperti debu asbes yang menyebabkan asbestosi, atau debu silika yang menyebabkan silicosis.

• Infeksi Jamur
Infeksi jamur hitam Exophiala dermatitidis biasanya dialami penderita cystic fibrosis.

Nah, itulah pentingnya mengenali warna dahak manusia untuk mengetahui ciri penyakit berbahaya. Jika mengalami warna dahak yang seperti itu, tidak perlu khawatir berlebihan. Anda cukup berkumur dengan air garam atau mengonsumsi obat batuk ekspektoran. Bila dahak sampai berwarna merah, cokelat, hingga hitam, segera temui dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.