MOJOKERTO, Tugujatim.id – Data BPS Mojokerto menyebutkan bahwa sebagian besar penduduk miskin berusia 15 tahun ke atas di Kabupaten Mojokerto menamatkan pendidikan setingkat SD atau SMP.
Sementara, data pada periode 2021 hingga 2025, penduduk miskin berusia 15 tahun lebih yang belum tamat SD paling banyak terdapat pada tahun 2021 yakni sebanyak 19,12 persen, sedangkan yang tamat pendidikan SD dan SMP paling banyak terdapat pada tahun 2024 yaitu 63,01 persen.
Selain itu, penduduk miskin 15 tahun ke atas yang tamat SMA paling banyak terdapat pada tahun 2022 yaitu 31,13 persen.
“Berdasarkan pendidikan kepala rumah tangga, rumah tangga miskin lebih banyak yang memiliki ijazah SD sederajat pada tahun 2025 yaitu sebanyak 33,65 persen,” ujar Kepala BPS Kabupaten Mojokerto, Dwi Yuhenny, melalui keterangan resmi, Selasa (13/01/2026).
Urutan selanjutnya, rumah tangga miskin dengan pendidikan kepala rumah tangga tamat SMA sederajat sebanyak 24,62 persen. Kepala rumah tangga miskin yang belum pernah bersekolah atau tidak punya ijazah SD berada di urutan selanjutnya
sebanyak 16,88 persen.
“Pendidikan kepala rumah tangga miskin paling sedikit adalah perguruan tinggi yaitu sebanyak 8,18 persen. Angka tersebut masih lebih rendah daripada kepala rumah tangga yang memiliki ijazah SMP sebanyak 16,67 persen,” tambah Dwi.
Selain itu, indikator lain yang digunakan untuk melihat tingkat pendidikan penduduk adalah Angka Partisipasi Sekolah (APS). Indikator ini merupakan proporsi dari penduduk kelompok usia sekolah tertentu yang sedang bersekolah (tanpa melihat jenjang pendidikan yang ditempuh) terhadap penduduk kelompok usia sekolah yang bersesuaian.
Dengan demikian, semakin tinggi APS berarti semakin banyak anak usia sekolah yang bersekolah di suatu daerah. Angka APS yang tinggi menunjukkan terbukanya peluang yang lebih besar dalam mengakses pendidikan secara umum.
APS Kabupaten Mojokerto kelompok umur 7 hingga 12 tahun mencapai 100 persen pada tahun 2021, 2023, 2024, dan 2025.
“Angka tersebut pada tahun 2022 tidak mencapai 100 persen, turun menjadi 94,01 persen. Untuk kelompok umur 13-15 tahun, APS pada tahun 2022 sebesar 98,21 persen, dan 91,27 persen pada tahun 2025,” tandas Dwi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








